Jakarta – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Ternate bersama tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) berhasil melakukan evakuasi kapal ikan KM Lestari yang mengalami mati mesin dan patah kemudi di perairan Pulau Makian Halmahera Selatan, Maluku Utara. Sebanyak 26 anak buah kapal, termasuk nakhoda, selamat dalam peristiwa ini.
Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Ternate Kolonel Laut (P) Whisnu Kusardianto, telah mengirim personel untuk membantu kantor SAR Ternate. KM Lestari bertolak dari pelabuhan perikanan Bastiong dengan tujuan perairan Bacan dengan tujuan memancing.
Kecelakaan KM Lestari diterima kantor SAR Ternate yang sampaikan Sahriman Seh dari BPBD Provinsi Maluku Utara. Kapal ikan ini dengan tonage 42 GT yang diawaki 26 orang.
Kapal membawa muatan es batu bermaksud memancing ikan di perairan pulau Bacan. Dalam perjalanan di perairan sekitar pulau Makian, cuaca buruk dan angin kencang. Kapal mengalami mati mesin dan patah kemudi pada posisi koordinat 00°15’33.71″ U – 127°20’31.48″ T”.
Tim SAR gabungan berangkat melaksanakan pencarian dan pertolongan, serta evakuasi dengan menggunakan KN SAR 237 Pandu Dewanata. Personel SAR yang on board antara lain, Lanal Ternate Personel, Kantor SAR Ternate, Polairud Polda Malut, Mapala Stikip Ternate dan Mapala IAIN.
Danlanal Ternate mengatakan, Tim SAR gabungan berhasil menemukan posisi KM Lestari dan melakukan evakuasi dengan cara kapal ikan tersebut di tarik oleh Kapal KN P 358 KPLP Ternate menuju pelabuhan Ternate. Kapal telah tiba di pelabuhan Ternate dan semua awak kapal selamat.*
