Darilaut – Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 92 kandas di wilayah perairan Pelabuhan Sapeken, Jawa Timur, Jumat (7/5).
Tim Quick Response Team (QRT) Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Sapeken Direktorat Jenderal Perhubungan Laut – Kementerian Perhubungan melakukan evakuasi dan penyelamatan sebanyak 229 penumpang KM Sabuk Nusantara 92.
Kronologi kejadian pada hari Jumat 7 Mei 2021, KM Sabuk Nusantara 92 mengalami insiden kandas sekitar 1,5 NM sebelah utara Pelabuhan Sapeken.
“KM Sabuk Nusantara 92 berangkat dari Pelabuhan Kangean tujuan Pelabuhan Sapeken, sekitar Pukul 05.25 LT di utara Pelabuhan Sapeken kapal menabrak karang dan kandas. KM Sabuk Nusantara 92 memuat Penumpang sebanyak 229 Orang dan 24 Crew Kapal,” kata Kepala UPP Kelas III Sapeken, Edi Kiswanto, Sabtu (8/5).
Menurut Edi, tim Quick Respons Team ( QRT ) KPLP Kantor UPP Sapeken bersama masyarakat maritim Sapeken melakukan evakuasi penumpang dengan mengerahkan beberapa kapal motor milik masyarakat maritim Sapeken
“Pukul 09.00 LT sebanyak 229 Penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat ke Dermaga Pelabuhan Sapeken untuk diserahkan kepada Keluarganya masing-masing,” katanya.
Setelah proses evakuasi penumpang selesai, nakhoda melakukan pengecekan bagian bawah kapal dan kapal dinyatakan tidak mengalami kebocoran.
“Kami berkoordinasi dengan PT Pelni selaku Operator Kapal untuk proses penarikan kapal agar lepas kandas,” ujarnya.
Adapun proses penarikan kapal dibantu oleh KM Kandhaga Nusantara 8 yang tiba di Pelabuhan Sapeken Sabtu pagi.
Pukul 06.00 LT KM Kandhaga Nusantara 8 mulai mendekati KM Sabuk Nusantara 92 untuk evakuasi. Setelah 3 kali percobaan, akhirnya pukul 09.25 LT KM Sabuk Nusantara 92 berhasil lepas kandas.
Saat ini KM Sabuk Nusantara 92 telah bersandar di dermaga Pelabuhan Sapeken untuk dilakukan pemeriksaan oleh Marine Inspectore.
Setelah dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan laik laut KM Sabuk Nusantara 92 akan melanjutkan pelayaran ke Tanjungwangi untuk melayani angkutan logistik dan sembako.
