Jumat, Oktober 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Keanekaragaman Hayati Pilar Penting untuk Pembangunan Berkelanjutan

redaksi
28 Februari 2022
Kategori : Berita, Bisnis dan Investasi
0
Jembatan Cinta, Tracking Mangrove di Sebatik, Perbatasan Indonesia-Malaysia

Tracking mangrove di Pulau Sebatik, perbatasan Indonesia dan Malaysia. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Sebagai negara kepulauan terbesar dan menjadi salah satu negara megabiodiversitas, Indonesia memiliki peran strategis dalam menjaga bumi.

Indonesia dianugerahi kekayaan flora dan fauna, ragam etnis, bahasa, pengetahuan tradisional masyarakat adat dan komunitas lokal yang masih sangat potensial untuk dikaji.

Keanekaragaman hayati (biodiversitas) merupakan salah satu pilar terpenting untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong adanya kolaborasi riset dan pemanfaatan biodiversitas di antara negara anggota G20, untuk mendukung ekonomi biru dan hijau.

“Kami mendorong penguatan kapasitas riset dan pemanfaatan biodiversitas melalui kolaborasi secara global,” kata Pelaksana Tugas Kepala Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Kebumian, Ocky Karna Radjasa, saat Preliminary Meeting Research and Innovation Initiative Gathering (RIIG) G20, secara daring, Kamis (24/2).

Penelitian dan pemanfaatan biodiversitas, kata Ocky, di antaranya dilakukan untuk mengatasi pandemi Covid-19.

Selain pengembangan program vaksinasi dalam negeri, Indonesia melakukan riset dengan memanfaatkan tumbuhan herbal dari keanekaragaman hayati terestrial untuk mencegah dan mengobati Covid-19.

Menurut Ocky keanekaragaman hayati antara lain dimanfaatkan sebagai upaya pencegahan Covid-19, skrining dan diagonis, pengembangan peralatan kesehatan, pengobatan, hingga terapi.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: BiodiversityBRINkeanekaragaman hayatiPembangunan BerkelanjutanPresidensi G20Riset
Bagikan10Tweet7KirimKirim
Previous Post

Pengungsi Gempa Sumatra Barat 13 Ribu Orang, 4 Korban Dalam Pencarian

Next Post

Laut dan Antariksa Jadi Riset Potensial

Postingan Terkait

Titik Panas Kalteng Terbanyak, Kualitas Udara Palangkaraya Kategori Berbahaya

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

23 Oktober 2026
Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

23 Oktober 2026

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Next Post
Parameter Iklim Masa Lampau Terekam Dalam Arsip Alam

Laut dan Antariksa Jadi Riset Potensial

Komentar tentang post

TERBARU

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

AmsiNews

REKOMENDASI

Pendeteksi Signal Distress Digunakan untuk Cari MV Nur Allya di Maluku Utara

Gerhana Bulan Total 8 November Durasi 5 Jam 57 Menit

Topan Wipha Mendarat Dekat Makao dan Terus Menjauh Dari Hong Kong

Fakultas Kedokteran UNG Terjunkan Tim Medis Dalam Pelaksanaan Pramuka di Gorontalo

Hiu Putih, Spesies yang Sering Muncul di Film dan Punya Reputasi Menakutkan

UNG Bahas Strategi Prestasi Mahasiswa Tahun 2026

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.