Pada bulan Mei 2024, Biro Anti-Penyelundupan (ASB) Bea Cukai Shanghai menyita 990 ton limbah ilegal melalui inspeksi dengan menggunakan data besar untuk analisis risiko. Investigasi lebih lanjut menemukan lebih dari 3.000 ton limbah padat yang disembunyikan dalam 148 kontainer.
Operasi tersebut berhasil menangkap dan mengadili lima pelaku, yang berhasil membongkar jaringan penyelundupan lintas batas. Tindakan ini memperoleh penghargaan kategori: Dampak.
Bea Cukai Hong Kong
Pembentukan Biro Investigasi Keuangan Bea Cukai (CFIB) telah meningkatkan upaya pemberantasan jaringan kriminal. Melalui operasi yang sukses, Departemen Bea Cukai mengungkap kasus pencucian uang besar yang melibatkan hasil kejahatan senilai $6,7 juta.
Operasi ini mengintegrasikan investigasi keuangan dengan penegakan hukum satwa liar untuk memerangi penyelundupan dan melindungi spesies yang terancam punah.
Bea Cukai Wilayah Administratif Khusus Hong Kong juga menunjukkan kepemimpinan teknologi melalui laboratorium forensik komputer dan sistem kecerdasan artifisial (AI) yang menganalisis bukti elektronik dalam kasus-kasus yang melibatkan narkotika, uang, dan barang bukti lainnya.
Pencapaian ini mencerminkan komitmen Bea Cukai Hong Kong terhadap inovasi, kolaborasi, dan penegakan hukum yang berdampak.




