Menurut Heriyanto, tim telah berupaya mengerahkan anggota untuk melakukan upaya pencarian sejak hari pertama diinformasikan peristiwa tersebut pada Sabtu 22 Juni dan hingga hari kedua Minggu 23 Juni, belum juga membuahkan hasil.
Dalam sepekan terakhir, banjir melanda sejumlah daerah di Provinsi Gorontalo, sementara tanah longsor terjadi di Boalemo.
Jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan Gorontalo dan Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara, amblas di Desa Monano. Jalan yang terputus tersebut berada di dekat jembatan Monano.
Sebelumnya, banjir di Provinsi Gorontalo melanda Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Boalemo, Kabupaten Bone Bolango, Kota Gorontalo dan Kabupaten Pohuwato.
Banjir dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur sebagian besar wilayah Gorontalo, sehingga menyebabkan meluapnya beberapa aliran sungai.
Banjir yang terjadi tersebut memiliki ketinggian muka air yang berbeda mulai dari 30 hingga mencapai 80 sentimeter. Banjir tersebut juga menyebabkan ratusan rumah terendam. (Novita J. Kiraman)




