Rabu, September 9, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Klaim China di Laut Natuna, Ahli Kelautan Usul Tambah Koarmada

redaksi
5 Januari 2020
Kategori : Berita
0
Klaim China di Laut Natuna, Ahli Kelautan Usul Tambah Koarmada

Skema peta hidrodinamika (kiri) dan karakteristik massa air laut (kanan) di Natuna dan Laut Cina Selatan oleh Widodo dkk (2019).

Jakarta – Klaim China dengan melakukan pengawalan kapal nelayan Negeri Tirai Bambu di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia di wilayah Laut Natuna Utara mendapat respon berbagai kalangan. Salah satunya dari Ahli Kelautan Dr Ing Widodo S Pranowo.

Menurut Widodo, untuk memperkuat pertahanan dan keamanan maritim perlu ditambah lagi 1 armada di Natuna.

“Jadi, sangat tepat bila ditambah 1 armada lagi di Natuna sebagai armada ke-4,” kata Widodo, Minggu (5/1).

Saat ini, sudah ada 3 armada. Komando Armada RI Wilayah Barat (Koarmabar) berubah menjadi Koarmada-I. Komando Armada RI Wilayah Timur (Koarmatim) menjadi Koarmada-II. Selanjutnya, Penambahan Komando Armada III TNI Angkatan Laut di Sorong, Papua Barat

Widodo mangatakan, kalau ibukota negara jadi dipindah, maka bisa tambah 1 armada lagi. Apakah kemudian di Jakarta menjadi armada ke-5, lalu armada ke-1 ikut pindah ke Kalimantan Timur.

“Hal ini menjadi sangat penting dibutuhkan sebagai negara yang benar-benar maritim,” ujar Widodo yang juga Kepala Laboratorium Data Laut & Pesisir Pusat Riset Kelautan Badan Riset dan SDM Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Mengenai klaim China bahwa Natuna masih satu kesatuan dengan Spratly. “Klaim tersebut mengada-ada karena secara penampakan geomorfologi batimetri saja, sudah beda setting-nya,” kata Widodo.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: kapal ikan asingLaut China SelatanLaut Natuna UtaraPerairan Natuna
Bagikan12Tweet7KirimKirim
Previous Post

Video: Paus Pilot Jantan Terdampar di Pantai Gorontalo

Next Post

Pengungsi Korban Banjir di Kabupaten Bogor dan Lebak Bertambah

Postingan Terkait

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

9 September 2026
Dentuman Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Erupsi Rabu Dini Hari

9 September 2026

BMKG Pastikan Ruang Udara dan Area Landasan Bandara Aman Dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Sejumlah Bandara Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mulai Dibuka

Sejumlah Wilayah di Indonesia Terdampak Abu Vulkanik dan Asap Karhutla

Tiga Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNG Ikut Lomba Penulisan Puisi, Monolog dan Lukis Tingkat Nasional

27 Mahasiswa UNG Siap Tampil Dalam Lomba Pekan Seni Mahasiswa Nasional di Universitas Jember

Next Post
Pengungsi Korban Banjir di Kabupaten Bogor dan Lebak Bertambah

Pengungsi Korban Banjir di Kabupaten Bogor dan Lebak Bertambah

Komentar tentang post

TERBARU

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Erupsi Rabu Dini Hari

BMKG Pastikan Ruang Udara dan Area Landasan Bandara Aman Dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Sejumlah Bandara Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mulai Dibuka

Sejumlah Wilayah di Indonesia Terdampak Abu Vulkanik dan Asap Karhutla

AmsiNews

REKOMENDASI

Banjir Melanda 3 Wilayah di Banten

Jepang Mengintegrasikan Penggunaan AI untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja

Ilmuwan Temukan Paus Pembunuh Misterius Tipe D

Tokyo University Jalin Kerjasama dengan FPIK Unsrat

Penghargaan Bagi Mereka yang Memerangi Kejahatan Lingkungan Lintas Batas

KKP Tangkap 7 Kapal Ikan Vietnam dan 7 Malaysia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.