Kamis, Juni 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kondisi Sumber Gempa dan Tsunami di Indonesia Beragam

redaksi
16 Juni 2020
Kategori : Berita
0
Kondisi Sumber Gempa dan Tsunami di Indonesia Beragam

Gempa disusul gelombang tsunami di Teluk Palu, Sulawesi Tengah, Jumat 28 September 2018. FOTO: VERRIANTO MADJOWA

Darilaut – Peneliti senior bidang geologi Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Danny Hilman Natawidjaya, mengatakan, kondisi sumber gempa, tsunami dan gerakan tanah di indonesia sangat banyak dan beragam.

Menurut Danny, setiap wilayah berbeda-beda karakter sumber gempa atau tsunami dan juga bahayanya. Keberagaman ini jelas harus diketahui dan dipahami sebaik-baiknya.

Untuk mengatasi kesulitan dalam upaya mitigasi bencana termasuk untuk Early Warning System (EWS) perlu program riset yang serius.

Selain itu, kata Danny, prioritas mitigasi gempa berdasarkan tingkat bahaya dan risiko, serta tingkat kemungkinan akan terjadinya bencana.

Badan Informasi Geospasial mengungkapkan Indonesia merupakan wilayah rawan bencana gempa bumi dan tsunami. Untuk mengatasi dan meminimalisir resiko ketika gempa bumi atau tsunami terjadi, maka diperlukan mitigasi bencana yang terencana.

Danny mengatakan, ada tiga prinsip yang harus diketahui yaitu pengetahuan dan pemahaman sumber bencana melalui riset yang serius, instrumentasi yang tepat sesuai dengan sumber dan tujuannya. Kemudian, tindakan mitigasi yang efektif sesuai dengan karakter sumber bencana, kondisi wilayah dan masyarakat.

”Kita harus meningkatkan mitigasi itu tidak hanya regional, nasional, tapi harus disesuaikan dengan sumber bencana setiap wilayah,” kata Danny, Jumat (12/6).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: LIPItsunamiTsunami Palu
Bagikan4Tweet2KirimKirim
Previous Post

Bom Ikan di Togean, Balai dan Polres Tojo Una-una Patroli Gabungan

Next Post

Dinasti Krakatau, Letusan 100 Ribu Tahun Lalu Membelah Jawa dan Sumatera

Postingan Terkait

Kabupaten Sigi Paling Terdampak Gempa di Sulawesi Tengah, 1 Orang Tewas dan Lebih Dari 30 Terluka

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

18 Juni 2026
BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

18 Juni 2026

Dosen Fakultas Kelautan UNG Salah Satu Peserta Akuakultur Berkelanjutan Indonesia di Shanghai Cina

Dasar Laut yang Terangkat Akibat Gempa Sarangani M7,8 di Mindanao Akan Dijadikan Monumen Geologi

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Dekat Guam

Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

Hampir 74 Ribu Unit Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, 68 Orang Tewas

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Next Post
Dinasti Krakatau, Letusan 100 Ribu Tahun Lalu Membelah Jawa dan Sumatera

Dinasti Krakatau, Letusan 100 Ribu Tahun Lalu Membelah Jawa dan Sumatera

Komentar tentang post

TERBARU

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

Dosen Fakultas Kelautan UNG Salah Satu Peserta Akuakultur Berkelanjutan Indonesia di Shanghai Cina

Dasar Laut yang Terangkat Akibat Gempa Sarangani M7,8 di Mindanao Akan Dijadikan Monumen Geologi

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Dekat Guam

Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

AmsiNews

REKOMENDASI

Paus Pembunuh yang Muncul di Perairan Anambas Berjumlah 7 Ekor

Paus Right Terancam Punah, NOAA Fisheries Usulkan Pembatasan Kecepatan Kapal

Pantai Sepi, Jutaan Telur Penyu Lekang Menetas di India

Kapal Angkatan Laut Thailand Tenggelam Saat Patroli

Fraksi Golkar Cari Solusi Insentif Tenaga Kesehatan Pohuwato

13 Juta Ton Plastik Terbuang ke Lautan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.