Rabu, Oktober 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kuota Hiu Lanjaman Agar Penangkapan Tidak Melonjak

redaksi
3 Mei 2019
Kategori : Berita
0
Hiu

Tangkapan hiu yang telah dipotong bagian sirip, kepala dan ekor di atas kapal. FOTO: DARILAUT.ID

KUOTA pemanfaatan hiu lanjaman yang ditetapkan, berfungsi agar penangkapan yang dilakukan nelayan tidak melonjak.

“Kuota penangkapan memang perlu ditetapkan karena fungsinya untuk mengontrol agar penangkapan oleh nelayan tidak terus melonjak,” kata Koordinator Program Hiu Marine Wildlife Conservation Society (WCS) Efin Muttaqin.

Menurut Efin, rata-rata penangkapan hiu lanjaman dalam 10 tahun terakhir antara 70.000 hingga 80.000 individu. Mekanisme dan efektivitas pengawasan di tingkat lapangan dari realisasi kuota tangkap dan kuota ekspor perlu dibatasi.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sebagai pemegang otoritas keilmuan CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora), merekomendasikan kuota tangkap sebesar 80 ribu hiu lanjaman untuk tahun 2019. Minimum yang dimanfaatkan berukuran panjang tubuh dua meter atau dengan berat minimum 50 kilogram.

Hiu adalah salah satu kelompok spesies paling terancam di dunia. Menurut daftar IUCN (International Union for Conservation of Nature and Natural Resources) setidaknya sekitar 31 persen hiu dunia terancam kepunahan.

Peneliti Pusat Penelitian Oseanografi LIPI, Selvia Oktaviyani mengatakan, status hiu lanjaman sebagai Apendiks II CITES mengharuskan perdagangan internasionalnya sesuai dengan aturan resmi agar pemanfaatannya berkelanjutan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: HiuIUCNLIPI
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

LIPI Rekomendasikan 80 Ribu Kuota Tangkap Hiu Lanjaman

Next Post

KKP akan Terus Melakukan Penenggelaman Kapal Ikan Asing Pelaku Illegal Fishing

Postingan Terkait

Banjir Rob Merendam Kota Medan dan Batu Bara

Karakteristik Gelombang Laut dan Keunikannya

21 Oktober 2026
Gelombang Kelvin di Pasifik Khatulistiwa Bagai Detak Jantung El Niño

Gelombang Kelvin di Pasifik Khatulistiwa Bagai Detak Jantung El Niño

21 Oktober 2026

Copernicus Atmosphere Tampilkan Sebaran Asap Dalam Jumlah Besar Menutup Kepulauan Indonesia

Memadukan Kearifan Lokal dan Pemanfaatan Sampah Plastik Mahasiswa UNG Lolos Pimnas ke-39

Syarafudin Pattisahusiwa dan Sehan Rumra Pimpin AMSI Maluku 2026 – 2030

Cuaca dan Iklim Ekstrem Muncul Dalam Berita Setiap Hari, Istilah El Niño Jadi Percakapan

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

UNG Perkuat Produk Olahan Ikan Nike

Next Post
kapal ikan asing

KKP akan Terus Melakukan Penenggelaman Kapal Ikan Asing Pelaku Illegal Fishing

Komentar tentang post

TERBARU

Karakteristik Gelombang Laut dan Keunikannya

Gelombang Kelvin di Pasifik Khatulistiwa Bagai Detak Jantung El Niño

Copernicus Atmosphere Tampilkan Sebaran Asap Dalam Jumlah Besar Menutup Kepulauan Indonesia

Memadukan Kearifan Lokal dan Pemanfaatan Sampah Plastik Mahasiswa UNG Lolos Pimnas ke-39

Syarafudin Pattisahusiwa dan Sehan Rumra Pimpin AMSI Maluku 2026 – 2030

Cuaca dan Iklim Ekstrem Muncul Dalam Berita Setiap Hari, Istilah El Niño Jadi Percakapan

AmsiNews

REKOMENDASI

Siklon Tropis Sean Meningkat Menjadi Badai Kategori 4

Depresi Tropis Berkembang di Dekat Pulau Yap

UNICEF Peringatkan 190 Juta Anak di Asia dan Pasifik Menghadapi Risiko Iklim Akibat El Niño

Pasangan Satrya Graha dan Subagja Hamara Terpilih Aklamasi Ketua dan Sekretaris AMSI Jabar 2024-2028

Biodiversitas Ikan di Kawasan Segitiga Terumbu Karang Tertinggi di Dunia

Selang 4 Jam Tiga Insiden Perampokan Laut Terjadi di Dekat Pulau Batam

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.