IKAN-IKAN itu dipilah sesuai jenis dan ukuran. Ada yang besar dan kecil.
Ikan yang masih terlihat segar ini diberi air, untuk memisahkan dengan es balok.
Sore itu, ratusan pedagang di Pasar Ikan Modern (PIM) Muara Baru sibuk menata ikan-ikan di lapak. Puluhan jenis ikan dijual di lapak ikan segar ini.
Berbeda dengan pasar ikan lainnya, di PIM Muara Baru, transaksi jual beli terlihat di malam hari. Di siang hari, ada yang menjual ikan, namun tidak banyak pembeli yang datang.
Pembeli mulai berdatangan lepas magrib. Aktivitas transaksi jual beli ini terlihat hingga pukul 24.00 WIB.
“Siang gak ada pembeli ikan, malam baru ramai,” kata Yanto, pedagang ikan di PIM Muara Baru, Minggu (26/5).
Yanto menjual ikan tongkol dan banjar. Pedagang yang lain menjual ikan kuro, udang, udang kipas, cumi-cumi, rajungan, bandeng, tuna, cakalang, baby tuna dan jenis ikan lainnya.
PIM Muara baru belum lama beroperasi. Pasar ikan ini diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu 13 Maret lalu.
Sejak diresmikan, menurut Yanto, lapak ikan segar di lantai satu sudah penuh. Pembeli ikan di PIM Muara Baru ini bukan hanya untuk keperluan rumah tangga.
Pembeli di pasar ikan ini bukan hanya datang dari Jakarta. Banyak pembeli dari Cikarang, Bekasi dan Bogor. Pembeli dari luar Jakarta biasanya akan menjual kembali ikan-ikan ini di pasar lain.
Ratusan pedagang ikan ini pindah dari pasar ikan lama dan melakukan transaksi jual-beli di PIM Muara Baru. Masing-masing pedagang memiliki tiga sampai empat lapak.
Setiap hari diperkirakan jual beli ikan mencapai rata-rata 400 ton dengan omset Rp 10-12 miliar per hari.
Bertindak sebagai operator yang mengelola PIM Muara Baru PT Perindo. Selain lapak ikan segar, terdapat 155 unit kios maritim, 8 unit food court, 2 unit ice flake machine kapasitas 10 ton, area pemasaran retail dan laboratorium.
Selain itu, chilling room kapasitas 30 ton, area bongkar muat, pengepakan, depot es dan garam, serta instalasi pengolahan air limbah.
Sebagai fasilitas penunjang juga dibangun gedung pengelola, perbankan, ruang informasi dan edukasi, ruang pertemuan, gudang, pos jaga, dan masjid. PIM memiliki tiga lantai seluas 2 Ha, yang dibangun di atas lahan sekitar 4,15 Ha.
Untuk kios-kios yang berada di lantai dua, digunakan penjual sembako dan rumah makan. Namun, di lantai dua ini masih banyak yang kosong. Belum banyak pedagang yang menempati kios-kios ini.*
