Minggu, Februari 1, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Laporan Khusus

Laut Banda, dari Rumphius hingga Migrasi Paus Biru

VERRIANTO MADJOWA

redaksi
7 Agustus 2018
Kategori : Laporan Khusus
0
Laut Banda, dari Rumphius hingga Migrasi Paus Biru

Tim BKKPN yang melakukan monitoring biota laut dilindungi di Taman Wisata Perairan Laut Banda menjumpai Paus Biru (Blue Whale) di pesisir Desa Nusantara. Kawasan perairan Laut Banda sebagai titik akhir migrasi paus biru dari Antartika. FOTO: DOK. BKKPN KUPANG

MALUKU bukan hanya cerita tentang rempah-rempah, kolonialisme dan konflik. Daerah kepulauan yang terhubung dengan samudera Pasifik dan Antartika itu memiliki warisan pengetahuan kelautan.

Di kawasan ini banyak menyimpan nilai kearifan lokal dan budaya maritim. Seperti Sasi, yang telah dipraktikkan sejak ratusan tahun lalu di Maluku.

Sasi memberikan keleluasan bagi biota laut tumbuh dan berkembang. Selain juga dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti pangan. Sistem ini juga ditemukan di Kakorotan, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

Rumphius

Akhir 1980-an, di masa awal berdirinya sejumlah program studi Ilmu dan Teknologi Kelautan di beberapa perguruan tinggi di Indonesia, literatur tentang laut Indonesia masih sangat minim. Sebuah buku dengan judul “Laut Nusantara” ditulis Dr Anugerah Nontji, menjadi semacam kitab pegangan bagi banyak mahasiswa. Tugas-tugas membuat makalah, tak akan lepas dari kutipan di buku tersebut.

Dalam buku “Laut Nusantara”, saya teringat dengan alga laut yang digambar Rumphius. Alga laut Indonesia ini termasuk gambar tertua.

Dengan detail dan cermat, Rumphius menggambar spesimen itu dan dimuat dalam Herbarium Amboinense, pada 1750, setebal 1600 halaman. Karyanya yang lain: Amboinsche Rariteit-kamer, terbit tahun 1705. Dalam naskah buku ini, terdapat beragam deskripsi tumbuhan dan hewan laut, serta tulisan lainnya.

Halaman 1 dari 6
12...6Selanjutnya
Tags: BKKPN KupangLaut BandaPaus Biruteluk tomini
Bagikan36Tweet22KirimKirim
Previous Post

Foto: Monitoring Kima di Kapoposang

Next Post

Sampah Plastik di Manado

Postingan Terkait

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

6 April 2024
Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

6 April 2024

Melaut Saat Cuaca Ekstrem Nelayan Harus Punya Mental Kuat

Nelayan Pahlawan Pangan Dari Komoditi Ikan

Kisah Pendulangan Emas Botudulanga dan Dudangata di Pohuwato

Misteri Emas “Dudangata” di Cagar Alam Panua

Agar Gurita Tak Menghilang di Banggai Laut

Gurita Selimut Betina Ditemukan di Perairan Pohuwato, Gorontalo

Next Post
Sampah Plastik di Manado

Sampah Plastik di Manado

Komentar tentang post

TERBARU

Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Dapat Terjadi di Gorontalo dan Wilayah Lainnya

Siklon Tropis Fytia Berada di Pantai Timur Madagaskar, Samudra Hindia

Mahasiswa UNG Buka dan Kembangkan Usaha Rintisan Caveins Coffee

Akademisi UNG Boby Rantow Payu Raih Gelar Doktor

Siklon Tropis Fytia Sedang Melintasi Daratan Madagaskar

Bibit Siklon Tropis 98P Melemah di Wilayah Utara Australia

AmsiNews

REKOMENDASI

Dentuman di Langit Cirebon Akibat Meteor Besar Masuk Atmosfer

COVID Varian JN.1 Memiliki Risiko Rendah

Perubahan Iklim, Presiden Filipina: Waspada dengan Toraji dan 2 Siklon Tropis Lainnya

Proses Penanganan Paus Kogia yang Terdampar di Pandeglang

Emisi Karbon Lamun di Jawa dan Sumatra Tertinggi di Indonesia

Siklon Tropis Alfred Mendarat di Pulau Moreton Australia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.