Rabu, Januari 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Laporan Khusus

Likuefaksi dan Tsunami, Rekaman Cerita Sawerigading Versi Sulawesi Tengah

redaksi
9 Oktober 2018
Kategori : Laporan Khusus
0
likuifaksi dan tsunami

FOTO: DARILAUT.ID

REKAMAN cerita Sawerigading memiliki beragam versi. Cerita ini tersebar di Pulau Sulawesi hingga pulau-pulau lainnya, termasuk di Sulawesi Tengah.

Cerita Sawerigading yang sering bertukar peran dengan La Galigo menyebar dalam versi lisan dan tulisan. Tradisi lisan, lebih dikenal dengan nama Sawerigading – yang menyebar di berbagai etnik di Sulawesi dan pulau-pulau lainnya.

La Galigo sebagai sebuah karya sastra yang sarat makna, bernuansa kearifan budaya masa lalu. Hal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya masa lalu, sesungguhnya memiliki makna yang sangat berarti bagi kehidupan.

Sawerigading, tokoh utama dalam epos La Galigo. La Galigo adalah naskah faktual yang ada dan tersimpan dalam pelbagai perpustakaan di Eropa.

Tradisi lisan, lebih dikenal dengan nama Sawerigading –menyebar di berbagai etnik di Sulawesi dan pulau-pulau lainnya.

Pelbagai cerita Sawerigading ini mengenai air laut yang surut, tsunami, bencana alam, likuefaksi dan terbentuknya lembah Palu.

Seperti Sawerigading yang berjalan menyusul La Galigo. Laut yang dilalui Sawerigading berubah kering dan menjadi lembah Palu.

Cerita yang lain, setelah Sawerigading meninggal, kudanya langsung membawanya terbang, namun tanah mengejarnya. Tanah yang paling lama mengejar, di situlah kelak menjadi tanah yang tertinggi di dunia (gunung) dan terbentuk teluk dan tanjung.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Donggala-PaluSawerigading
Bagikan6Tweet3KirimKirim
Previous Post

Kapal Pinisi Peduli Palu-Donggala Tiba di Pelabuhan Wani

Next Post

Terbentuknya Lembah Palu, Cerita dari Biromaru

Postingan Terkait

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

6 April 2024
Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

6 April 2024

Melaut Saat Cuaca Ekstrem Nelayan Harus Punya Mental Kuat

Nelayan Pahlawan Pangan Dari Komoditi Ikan

Kisah Pendulangan Emas Botudulanga dan Dudangata di Pohuwato

Misteri Emas “Dudangata” di Cagar Alam Panua

Agar Gurita Tak Menghilang di Banggai Laut

Gurita Selimut Betina Ditemukan di Perairan Pohuwato, Gorontalo

Next Post
Kota palu setelah gempa

Terbentuknya Lembah Palu, Cerita dari Biromaru

Komentar tentang post

TERBARU

Emisi Karbon Lamun di Jawa dan Sumatra Tertinggi di Indonesia

Bibit Siklon Tropis 97S Dapat Berdampak Hujan di Bali dan Nusa Tenggara

LBH Pers: Tahun 2025 Angka Kekerasan Terhadap Pers Capai Tit­ik Tertinggi

Waspada Peningkatan Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia dan Pergerakan Bibit Siklon Tropis 97S

Bibit Siklon Tropis 97S Akan Berkembang Kembali di Selatan NTT

Anugerah UNG Berdampak 2026, Darilaut.id Peroleh Gold Winner

AmsiNews

REKOMENDASI

Kasus Pembajakan Kapal Menurun Secara Global, Termasuk di Indonesia

Ilmuwan Meminta Presiden Putin Lepaskan Paus Orca dan Beluga

Bulan Oktober WMO Telah Meluncurkan Peringatan Banjir dan Tindakan Dini

Gelombang Panas dan Badai Petir Melanda Eropa Barat

GPS Berawal dari Sistem Militer AS, Kini Jadi Navigasi Global dengan Akurasi Tinggi

COP28, Aktivis Lingkungan Filipina Menyerukan Perlindungan Hak Masyarakat Adat di Dubai

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.