Sabtu, April 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Laporan Khusus

Wallace, Kepulauan Aru, Dulu dan Kini

redaksi
29 April 2019
Kategori : Laporan Khusus
0
Dobo

Kapal-kapal ikan di Dobo, Kepulauan Aru. FOTO: DARILAUT.ID

Terdapat dua kemudi besar di kapal ini yang digantung di bagian belakang balok yang dipasang melintang.

Kemudi tidak diengsel, melainkan diikat (ditahan) dengan rotan. Rotan ini berfungsi untuk menjaga kemudi agar tetap berada di posisi yang diinginkan. Kapal layar ini memiliki 30 sampai 50 anak buah kapal.

Kapal-kapal layar inilah yang digunakan pedagang Bugis Makassar dan Cina untuk mencapai Dobo.

Kapal yang ditumpangi Wallace berlabuh di Dobo, 8 januari 1857. Dobo, ketika itu, menjadi tempat bermukim pedagang Bugis dan Cina. Bandar ini berada di pulau kecil bernama Wamar.

Kapal ikan di Dobo. FOTO: DARILAUT.ID

Wallace mencatat seratusan kapal-kapal kecil berlabuh di Dobo. Di dua sisi pulau terdapat tempat berlabuh yang aman dari musim barat dan timur.

Barang dagangan yang dibawa orang-orang Aru, antara lain teripang asap, sirip hiu kering, mutiara, kulit penyu, kulit kerang, ikan.

Komoditi di kepulauan ini seperti mutiara, kerang dan kulit penyu, sarang burung dan teripang menembus pasaran Eropa dan Cina. Mutiara dan kerang mencapai Eropa, melalui saudagar Bugis. Saudagar Cina membawa sarang burung dan teripang, sebagai makanan kesukaan.

Kecuali penyu, hingga kini produksi perikanan tersebut masih menjadi komoditi andalan Kepulauan Aru.

Tercatat dalam data di Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Aru di 2018, produksi ikan pelagis besar tertinggi jenis tongkol sebanyak 5.694.689 kilo gram (kg). Kemudian hiu (cucut) sebanyak 3.596.484,50 kg, tenggiri 1.755.279 kg, tuna 1.523.820 kg dan cakalang 484.210 kg.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Kepulauan AruMakassarWallace
Bagikan15Tweet9KirimKirim
Previous Post

Daya Dukung Pengunjung Penting untuk Pariwisata Berkelanjutan di Labuan Bajo

Next Post

Hubla Susun Penanganan Muatan Berbahaya

Postingan Terkait

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

6 April 2024
Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

6 April 2024

Melaut Saat Cuaca Ekstrem Nelayan Harus Punya Mental Kuat

Nelayan Pahlawan Pangan Dari Komoditi Ikan

Kisah Pendulangan Emas Botudulanga dan Dudangata di Pohuwato

Misteri Emas “Dudangata” di Cagar Alam Panua

Agar Gurita Tak Menghilang di Banggai Laut

Gurita Selimut Betina Ditemukan di Perairan Pohuwato, Gorontalo

Next Post
Hubla Susun Penanganan Muatan Berbahaya

Hubla Susun Penanganan Muatan Berbahaya

Komentar tentang post

TERBARU

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit Siklon Tropis 99S Terletak di Selatan Kupang

Apakah Mikroba yang Terkunci di Es Arktik Ribuan Tahun Dapat Melepaskan Gelombang Penyakit Mematikan?

Pushidrosal Terpilih Sebagai Ketua Komisi Hidrografi Samudra Hindia Utara

Ada 650 Spesies Ikan Hias di Indonesia

Perubahan Iklim Berdampak pada Kesehatan Masyarakat

Depresi Tropis Bergerak Mendekati Filipina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.