Senin, Juli 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Laut Indonesia Digunakan Sebagai Laboratorium Alam

redaksi
24 November 2020
Kategori : Berita, Kajian
0
Laut Indonesia Digunakan Sebagai Laboratorium Alam

Keanekaragaman hayati laut. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Sebagai pusat segitiga terumbu karang (Coral Triangle) di kawasan Pasifik Barat, secara biologis, laut Indonesia telah digunakan sebagai laboratorium alam. Kajian ini mencakup keanekaragaman hayati vertebrata, invertebrata, dan tumbuhan laut.

Peneliti Pusat Penelitian Oseanografi (P2O) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Dr Hagi Yulia Sugeha, mengatakan, secara ekologis, laut Indonesia telah digunakan sebagai wilayah studi berbagai aspek fisik dan kimia oseanografi yang berkaitan dengan keanekaragaman hayati laut.

Namun, kata Hagi, kajian terpadu yang terkait dengan keanekaragaman hayati laut dan keterkaitannya dengan karakteristik oseanografi sangat terbatas,

Dalam seminar International Conference on the Ocean and Earth Sciences (ICOES) secara daring pada Kamis (19/11) pekan lalu, Hagi mengatakan, berdasarkan dua pemikiran tersebut maka dilakukan studi.

Salah satu fakta isu di era regional dan global tentang hot spot keanekaragaman hayati laut di perairan Indonesia.

“Seperti yang sudah sering saya jelaskan bahwa Indonesia merupakan bagian terbesar dari pusat segitiga terumbu karang yang terletak di tengah Laut Indonesia,” kata Hagi, seperti dikutip dari Oseanografi.lipi.go.id.

Dalam Seminar ICOES hari ketiga dengan tema: Dampak pencemaran laut pada ekosistem laut dan pesisir dan kemungkinan rencana strategis untuk adaptasi dan mitigasi, Peneliti P2O LIPI Dirhamsyah mengangkat kajian mengenai “Biodiversity Beyond National Jurusdiction (BBNJ): Indonesian Perspective as an Archipelagic State.”

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Coral Trianglekeanekaragaman hayatiP2O LIPI
Bagikan5Tweet2KirimKirim
Previous Post

Kesepakatan Konservasi di TN Karimunjawa

Next Post

Plastik Masih Menjadi Masalah Terbesar Pencemaran Laut

Postingan Terkait

Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih Meluas

Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih Meluas

19 Juli 2026
Mengingat Nelson Mandela, Pembela Perdamaian dan Pejuang Pemberantasan Kemiskinan

Mengingat Nelson Mandela, Pembela Perdamaian dan Pejuang Pemberantasan Kemiskinan

19 Juli 2026

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

Musim Kemarau, BPBD Gorontalo Pantau Wilayah Berpotensi Kekeringan

20 Tahun Tsunami Pangandaran

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menghadapi Bencana Kekeringan

El Nino Telah Aktif, Kemarau Meluas di Indonesia

Sekjen PBB: AI Harus Dibentuk Seluruh Umat Manusia, Bukan Segelintir Negara

Next Post
Plastik Masih Menjadi Masalah Terbesar Pencemaran Laut

Plastik Masih Menjadi Masalah Terbesar Pencemaran Laut

Komentar tentang post

TERBARU

Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih Meluas

Mengingat Nelson Mandela, Pembela Perdamaian dan Pejuang Pemberantasan Kemiskinan

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

Musim Kemarau, BPBD Gorontalo Pantau Wilayah Berpotensi Kekeringan

20 Tahun Tsunami Pangandaran

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menghadapi Bencana Kekeringan

AmsiNews

REKOMENDASI

Mikroplastik Ditemukan di Salju Daerah Terpencil di Jepang

Jelajah Kehidupan Bawah Laut Melalui Mata Lumba-lumba

Korban Meninggal Dunia Tsunami Selat Sunda Bertambah

Nalgae Menguat Menjadi Badai Tropis Parah

Mengalami Pemanasan Tercepat, Perubahan Iklim Membawa Luka Bagi Eropa

Mengenal E-logbook dan Observer on Board

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.