Rabu, April 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Laut Sumber Pencarian Obat Baru

redaksi
30 Maret 2021
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Candidaspongia Sebagai Obat untuk Anti Kanker

Spons laut. FOTO: DARILAUT.ID

Senyawa-senyawa tersebut, kata Erna, dicirikan oleh kebaruan struktural, kompleksitas dan keragamannya yang umumnya tidak ditemukan dalam produk alami terestrial, dan sampai tahun 2018 berbagai obat atau kandidat obat yang berasal dari laut ini telah diuji dalam berbagai fase uji klinis.

Erna mengatakan lebih kurang 15 ribu jenis spons telah diuraikan dan hampir 98 persen jenis spons hidup di laut dan dapat ditemukan di seluruh kawasan khatulistiwa sampai ke kutub. Tercatat Australia, Indonesia dan Papua Nugini sebagai daerah habitat spons yang paling besar di dunia.

Secara geografis spons menyebar di 31 negara dan sebagai kontributor utama spons adalah Korea, Jepang, Australia, Cina, Papua Nugini dan Indonesia.

Sayangnya, sebagai negara kelautan, penelitian dan pemanfaatan spons di Indonesia masih sangat kurang.

Padahal, di Museum Amsterdam terdapat lebih kurang 5000 jenis spons yang sebagian besar dikumpulkan dari wilayah Bali, Sulawesi, Kalimantan Timur, Kepulauan Maluku, Kai, Aru dan Kepulauan Nusa Tenggara serta sebagian dari timur Laut Jawa.

Expedisi Snellius II (1984-1985) menunjukkan Indonesia sebagai pusat penyebaran spons di Pasifik Barat Indonesia. Meski Indonesia merupakan sumber spons yang sangat baik, kebanyakan penelitian soal ini dilakukan oleh ilmuwan dari negara lain.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Obat-obatan dari lautSpons LautUGM
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Hadapi Perubahan Iklim BMKG Tingkatkan Observasi Laut

Next Post

Kondisi La Nina Berlangsung Hingga Mei 2021

Postingan Terkait

Bawa Sampel Tanah Dari Buol Imigrasi Gorontalo Deportasi 4 WNA Asal Cina

Bawa Sampel Tanah Dari Buol Imigrasi Gorontalo Deportasi 4 WNA Asal Cina

22 April 2026
Krisis Teluk Persia dan Selat Hormuz Berdampak pada Ketahanan Pangan di Seluruh Dunia

20.000 Pelaut dan 2.000 Kapal Masih Terdampar di Selat Hormuz

22 April 2026

Hari Bumi Sebagai Pengingat Cara Mengatasi Krisis Lingkungan

5.504 Peserta Mengikuti UTBK-SNBT 2026 di UNG

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Next Post
Laut Bukan Tempat Buangan Limbah Tambang

Kondisi La Nina Berlangsung Hingga Mei 2021

Komentar tentang post

TERBARU

Bawa Sampel Tanah Dari Buol Imigrasi Gorontalo Deportasi 4 WNA Asal Cina

20.000 Pelaut dan 2.000 Kapal Masih Terdampar di Selat Hormuz

Hari Bumi Sebagai Pengingat Cara Mengatasi Krisis Lingkungan

5.504 Peserta Mengikuti UTBK-SNBT 2026 di UNG

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

AmsiNews

REKOMENDASI

Dua Bibit Siklon Tropis Berkembang di Samudra Atlantik

Dicuri Secara Misterius 20 Tahun Lalu, Buku Catatan Charles Darwin Ditemukan Kembali

Emisi CO2 Dari Sektor Bangunan dan Konstruksi Naik

Status Gunung Api Dieng Menjadi Waspada

Topan Nalgae Akhir Pekan Ini Diperkirakan Mendarat di Filipina

tvOne Meluncurkan Portal News Kecerdasan Artifisial Pertama di Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.