Kamis, September 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Limbah dan Sampah Sebagai Penyumbang Karbon

redaksi
7 Agustus 2021
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Sampah

FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Pengelolaan limbah dan sampah termasuk salah satu faktor utama penyumbang emisi karbon. Karena itu, penanganan limbah dan sampah di Indonesia termasuk sektor utama yang harus dikelola dengan baik.

“Dampak langsung perlu kebijakan pengelolaan sampah, misalnya jumlah penduduk yang sama di dua negara yang satu memiliki pengelolaan sampah yang bagus. Grade sembilan dibanding grade yang lima, pasti yang grade lima emisinya lebih banyak,” kata Peneliti Biogeokimia, Pusat Penelitian Oseanografi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Aan Johan Wahyudi, seperti dikutip dari Oseanografi.lipi.go.id.

Dalam acara Podcast Me Versus Science pada hari Rabu (4/8), Aan mengatakan, semakin tinggi jumlah penduduk suatu negara, maka jumlah populasi semakin tinggi. Sehingga kebutuhan energi untuk pangan semakin meningkat.

Untuk memenuhi kebutuhan itu pasti akan banyak yang ikut meningkat, termasuk keperluan lahan dan berindikasi pada peningkatan emisi.

“Faktor langsung yang meningkatkan emisi seperti gaya hidup, perilaku, pola pembangunan di suatu negara dan sebagainya,” katanya.

Perubahan iklim sebagai fenomena pemanasan global disebabkan berbagai faktor yang berdampak bagi kehidupan manusia.

Menurut Aan, lautan Indonesia kaya dengan aneka tumbuhan laut yang dapat menyerap karbon. Tim Biogeokimia Pusat Penelitian Oseanografi LIPI dapat lebih fokus mencari alternatif-alternatif yang berpotensi untuk menyerap karbon dan menyimpannya kembali di dasar laut.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: LamunLIPIMangroveP2O LIPIPemanasan Globalpenyerap karbonPerubahan Iklimsampah
Bagikan7Tweet4KirimKirim
Previous Post

Hasil Riset, Vaksin Ampuh Melindungi Dari Covid-19

Next Post

Indonesia Mampu Menekan Laju Emisi Karbon Secara Mandiri

Postingan Terkait

Paus Sperma Betina Panjang Hampir 10 Meter Mati Terdampar di Pulau Ternate

Paus Sperma Betina Panjang Hampir 10 Meter Mati Terdampar di Pulau Ternate

17 September 2026
Instruktur Selam Pemanah Penyu di Raja Ampat Ditangkap, SSI Mengecam Perlakuan Buruk Terhadap Biota Laut

Instruktur Selam Pemanah Penyu di Raja Ampat Ditangkap, SSI Mengecam Perlakuan Buruk Terhadap Biota Laut

17 September 2026

Temperatur Magma Anak Krakatau Lebih Dari 900°C

Gunung Anak Krakatau Lahir 1927 Memiliki Kedalaman Dapur Magma Lebih Dari 7 Km

Magma Gunung Anak Krakatau Lebih Basaltik dan Panas

Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

1.613 Mahasiswa Baru UNG Dapat Dukungan Program Kartu Indonesia Pintar 2026

Tim SAR Gabungan Masih Melakukan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Next Post
KLHK dan IPB University Ujicoba Alat Pengukur Tinggi Gelombang

Indonesia Mampu Menekan Laju Emisi Karbon Secara Mandiri

Komentar tentang post

TERBARU

Paus Sperma Betina Panjang Hampir 10 Meter Mati Terdampar di Pulau Ternate

Instruktur Selam Pemanah Penyu di Raja Ampat Ditangkap, SSI Mengecam Perlakuan Buruk Terhadap Biota Laut

Temperatur Magma Anak Krakatau Lebih Dari 900°C

Gunung Anak Krakatau Lahir 1927 Memiliki Kedalaman Dapur Magma Lebih Dari 7 Km

Magma Gunung Anak Krakatau Lebih Basaltik dan Panas

Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

Badai Tropis Nakri Menguat di Kagoshima Jepang

PSBB, Peliburan Sekolah dan Tempat Kerja

Tanah Longsor Melanda Dua Lokasi di Kota Gorontalo

Menangani Sampah Plastik pada Ekosistem Mangrove

Badai Siklon Sangat Parah Tej Akan Mendarat di Timur Yaman

Mengenal Paus Pilot

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.