Jumat, Oktober 9, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Lumba-lumba Mati Terdampar di Nusa Dua

redaksi
14 Mei 2019
Kategori : Berita, Orca
0
Lumba-lumba Mati Terdampar di Nusa Dua

FOTO: BPSPL DENPASAR

SEEKOR lumba-lumba ditemukan dalam keadaan mati terdampar di Pantai Mengiat, Nusa Dua, Bali. Terdapat memar di sekitar kepala dan ada benjolan (kista) di paru-paru.

Informasi lumba-lumba terdampar ini disampaikan Polairud ke pihak ITDC dan diteruskan ke Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar.

Lumba-lumba ini ditemukan Kamis (9/5) pukul 07.14 Wita. BPSPL Denpasar kemudian mengirim tim respon cepat dan mengkomunikasikan dengan WWF dan Flying Vet (dokter hewan).

Pukul 10.15 Wita tim respon cepat BPSPL Denpasar tiba di lokasi. Tim melakukan pengukuran morfologi, serta identifikasi jenis lumba-lumba tersebut.

Tim BPSPL Denpasar juga melakukan diskusi dengan BKSDA, WWF dan pihak ITDC untuk penanganan lebih lanjut.

Lumba-lumba jenis Spotted Dolphin (Stenalla attenuate) tersebut, berjenis kelamin jantan. Memiliki panjang 2,45 meter, Lebar 0,55 meter dan diameter 1,1 meter.

Nekropsi dilakukan untuk mengetahui penyebab terdamparnya lumba-lumba tersebut dalam kondisi mati. Sampel lumba-lumba ini dibawa ke TCEC Serangan agar bisa disimpan di freezer agar tidak membusuk.

Pukul 15.00 Wita, tim dokter Flying Vet, Kedonganan vet dan FKH Unud didampingi BPSPL Denpasar, WWF Indonesia, serta TCEC Serangan melakukan nekropsi.

Kondisi lumba-lumba sangat kurus. Diduga penyebab kematian karena sakit. Hasil nekropsi menunjukan adanya memar di sekitar kepala, serta benjolan (kista) di paru-paru. Carcas lumba-lumba kemudian dikubur di halaman TCEC Serangan.*

Tags: BPSPLLumba-lumbaTerdampar
Bagikan28Tweet1KirimKirim
Previous Post

2018, Ekspor Indonesia ke Uni Eropa 445 juta USD

Next Post

Penting Pengelolaan Garam dari Hulu hingga Hilir

Postingan Terkait

El Niño Terkuat Tahun Ini Diprediksi Dapat Menyebabkan 451 Ribu Kematian di Berbagai Negara, Termasuk Indonesia

El Niño Terkuat Tahun Ini Diprediksi Dapat Menyebabkan 451 Ribu Kematian di Berbagai Negara, Termasuk Indonesia

9 Oktober 2026
Suhu Permukaan Laut dan Prediksi Curah Hujan Global Oktober Hingga Desember 2026

Suhu Permukaan Laut dan Prediksi Curah Hujan Global Oktober Hingga Desember 2026

9 Oktober 2026

Anomali Suhu Permukaan Laut di Pasifik Khatulistiwa Pusat Fenomena El Niño

El Niño Makin Menguat, NOAA: Anomali di Wilayah Indonesia Pasifik Barat Khatulistiwa

El Niño Sangat Kuat dan IOD Positif Hambat Pertumbuhan Awan Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Kondisi Kering Mendominasi, Titik Panas dan Sebaran Asap di Sejumlah Wilayah Indonesia

Peluang Hujan Saat Kondisi Kering di Sejumlah Wilayah Indonesia

El Niño Terus Menguat, Puncaknya Diperkirakan Desember 2026

Next Post
Garam

Penting Pengelolaan Garam dari Hulu hingga Hilir

Komentar tentang post

TERBARU

El Niño Terkuat Tahun Ini Diprediksi Dapat Menyebabkan 451 Ribu Kematian di Berbagai Negara, Termasuk Indonesia

Suhu Permukaan Laut dan Prediksi Curah Hujan Global Oktober Hingga Desember 2026

Anomali Suhu Permukaan Laut di Pasifik Khatulistiwa Pusat Fenomena El Niño

El Niño Makin Menguat, NOAA: Anomali di Wilayah Indonesia Pasifik Barat Khatulistiwa

El Niño Sangat Kuat dan IOD Positif Hambat Pertumbuhan Awan Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Kondisi Kering Mendominasi, Titik Panas dan Sebaran Asap di Sejumlah Wilayah Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Virus Corona, 70 Laboratorium di Indonesia Diaktifkan untuk Pemeriksaan PCR

Penilaian IPCC Tentang Perubahan Iklim Libatkan Banyak Ilmuwan

Ekotipe Paus Orca

Gunung Api Anak Krakatau Meletus

Tiga Provinsi Dijadikan Proyek Percontohan Manajemen Krisis Kepariwisataan

Prof. Yuniarti Terpilih Sebagai Dekan Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan UNG

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.