Lumba-Lumba Merah Muda

Lumba-lumba merah muda (pink). FOTO: VIA MYDIGITALNEWS.IN

Darilaut – Lumba-lumba merah muda (pink) yang terekam video dan di posting di media sosial menjadi viral.

Susanta Nanda IFS di India, membagikan video pada 19 Agustus di akun Twitter-nya. Melalui rekaman video tersebut terlihat dua lumba-lumba pink berenang di permukaan laut dengan kawanan lumba-lumba lainnya yang berwarna kehitaman dan abu-abu.

Lumba-lumba pink juga menjadi viral di Vietnam. Rekaman video yang dibagikan pada hari Sabtu (21/8) menunjukkan lumba-lumba merah muda berenang dan kadang-kadang melompat keluar dari air di dekat pantai.

Saat melihat orang dan perahu mendekat, lumba-lumba berenang lebih jauh dan menjaga jarak. Seekor lumba-lumba merah muda itu terlihat di pantai Do Son, utara Kota Hai Phong.

Nelayan setempat percaya dengan kemunculan lumba-lumba merah muda merupakan pertanda baik bahwa mereka akan panen udang dan ikan.

Hingga saat ini, tercatat sedikitnya dua lumba-lumba pink. Pertama Lumba-lumba bungkuk Indo-Pasifik dengan nama ilmiah Sousa chinensis. Kedua, Lumba-lumba sungai amazon (The Amazon river dolphin) atau Inia geoffrensis.

Lumba-lumba bungkuk Indo-Pasifik menurut the International Union for Conservation of Nature (IUCN) status VU atau Vulnerable (rentan).

Mamalia laut ini endemu endemik di Indian Ocean – eastern dan Pacific – western central.

Lumba-lumba pink ini tersebar di Bangladesh, Brunei, Southern China termasuk di Hongkong dan Macau, Taiwan, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam.

Mengutip Bbc.com. lumba-lumba pink asal Hong Kong sebenarnya adalah Lumba-lumba Punggung Bungkuk Indo-Pasifik, atau Lumba-lumba Putih asal China.

Kulitnya tidak berwarna pink. Mamalia ini tinggal di air keruh yang minim cahaya matahari sehingga kekurangan pigmentasi.

Darah hangat yang mengalir dekat dengan permukaan kulit memberi kesan warna merah muda seperti permen karet.

Nelayan Hong Kong telah mengetahui mamalia tersebut selama berabad-abad. Mereka menyebut lumba-lumba tersebut Hak Kei (tabu hitam) atau Pak Kei (tabu putih).

Sementara Lumba-lumba sungai Amazon, mengutip Worldwildlife.org, juga dikenal sebagai lumba-lumba sungai merah muda atau boto yang hanya hidup di air tawar.

Lumba-lumba Ini ditemukan di sebagian besar lembah sungai Amazon dan Orinoco di Bolivia, Brasil, Kolombia, Ekuador, Guyana, Peru, dan Venezuela.

Ini adalah cetacea air tawar yang populasinya masih ribuan. Namun, di wilayah tertentu tergolong rentan karena bendungan yang memecah dan mengancam populasi tertentu, dan dari ancaman lain seperti pencemaran sungai dan danau.

Menurut IUCN, lumba-lumba sungai Amazon berstatus EN atau Endangered (Terancam Punah).

Sumber: Bbc.com/Indonesia, Worldwildlife.org, Zeenews.india.com, e.vnexpress.net dan IUCN

Exit mobile version