Sabtu, Juni 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mengapa Jutaan Orang di Berbagai Negara Memperingati Hari Bumi?

redaksi
23 April 2022
Kategori : Berita, Kesehatan, Sampah & Polusi
0
Plastik Masih Menjadi Masalah Terbesar Pencemaran Laut

Kemasan plastik yang dibuang begitu saja atau bocor ke lingkungan laut. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Asal usul Hari Bumi tidak muncul begitu saja. Ada kasus lingkungan dan kepedulian orang terhadap organisme hidup yang membangkitkan semangat banyak orang untuk momen Hari Bumi.

Sebelum 1970-an, banyak orang Amerika mengonsumsi sejumlah besar gas bertimbal melalui mobil besar dan tidak efisien. Industri menyemburkan asap dan lumpur.

Polusi udara umumnya diterima sebagai bau kemakmuran. Sampai titik ini, arus utama Amerika sebagian besar tetap tidak menyadari masalah lingkungan dan bagaimana yang tercemar mengancam kesehatan manusia.

Tahun 1962, Rachel Carson menerbitkan bukunya dengan judul Silent Spring, pada 27 September.

Buku ini menjadi best seller, terlaris saat itu. Terjual lebih dari 500.000 eksemplar di 24 negara karena meningkatkan kesadaran publik dan kepedulian terhadap organisme hidup, lingkungan dan hubungan yang tidak dapat dipisahkan antara polusi dan kesehatan masyarakat.

Adalah senator junior dari Wisconsin, Gaylord Nelson, juga telah lama mengkhawatirkan lingkungan yang makin memburuk di Amerika Serikat.

Pada Januari 1969, Gaylord Nelson menyaksikan kerusakan akibat tumpahan minyak besar-besaran di Santa Barbara, California.

Terinspirasi oleh gerakan mahasiswa anti-perang, Senator Nelson ingin menanamkan energi protes anti-perang mahasiswa dengan kesadaran publik yang muncul tentang polusi udara dan air.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Hari BumiPerubahan IklimPolusiTumpahan minyak
Bagikan8Tweet1KirimKirim
Previous Post

Rekaman Dramatis Gerhana Matahari di Mars, Bulan Mirip Kentang

Next Post

Perempuan Tangguh Pelaku UMKM di Indramayu

Postingan Terkait

Ikan napoleon

Barang Bukti 1.300 Ekor Ikan Napoleon Hidup Dikembalikan ke Habitatnya

13 Juni 2026
Mahasiswi Manajemen UNG Raih Top 5 Finalist International Business Competition di Vietnam

Mahasiswi Manajemen UNG Raih Top 5 Finalist International Business Competition di Vietnam

12 Juni 2026

Hujan Signifikan di Sejumlah Wilayah

Prakiraan Iklim ASEAN: Kondisi Suhu dan Curah Hujan di Daratan Asia Tenggara dan Benua Maritim

Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen

Korban Tewas Gempa Sarangani 47 Orang, Rumah Rusak 12.641

Banjir Melanda Suwawa Selatan Kabupaten Bone Bolango

Prakiraan Iklim ASEAN: El Niño Moderat Akan Berkembang Juni hingga Agustus

Next Post
Perempuan Tangguh Pelaku UMKM di Indramayu

Perempuan Tangguh Pelaku UMKM di Indramayu

Komentar tentang post

TERBARU

Barang Bukti 1.300 Ekor Ikan Napoleon Hidup Dikembalikan ke Habitatnya

Mahasiswi Manajemen UNG Raih Top 5 Finalist International Business Competition di Vietnam

Hujan Signifikan di Sejumlah Wilayah

Prakiraan Iklim ASEAN: Kondisi Suhu dan Curah Hujan di Daratan Asia Tenggara dan Benua Maritim

Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen

Korban Tewas Gempa Sarangani 47 Orang, Rumah Rusak 12.641

AmsiNews

REKOMENDASI

Hari Mangrove Sedunia, KLHK Gelar Penanaman di Berbagai Lokasi

KSOP Sorong Kirim Tim di Lokasi KM Sabuk Nusantara Kandas

Hari Ini 41 PTN Umumkan Kelulusan SNBT 2024, Salah Satunya UNG

Pertama Dalam Sejarah, Produk Perikanan Tuna Indonesia Bersertifikat dan Standar Internasional

2018, Ekspor Indonesia ke Uni Eropa 445 juta USD

Topan Yutu di Samudera Pasifik Timur Laut Filipina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.