Kamis, Juli 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mengenang Prof Adrian Bernard Lapian, Jurnalis dan Nakhoda Sejarah Kelautan Indonesia

redaksi
10 Oktober 2022
Kategori : Berita
0
Mengenang Prof Adrian Bernard Lapian, Jurnalis dan Nakhoda Sejarah Kelautan Indonesia

Nelayan Talaud, Sulawesi Utara, kawasan perbatasan Indonesia dan Filipina. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Bukan hanya di Indonesia, Prof Dr Adrian Bernard Lapian dikenal sebagai nakhoda kajian maritim Asia Tenggara.

Sosok Adrian Bernard Lapian mengawali karirnya sebagai seorang jurnalis. Kemudian menjadi ilmuwan dan sejarawan di bidang kelautan dan kemaritiman yang dikenal di tingkat regional maupun internasional.

“Karya dan gagasan beliau banyak menginspirasi bahkan mengalihkan perhatian saya dari seorang pembelajar etnologi ke fenomena sejarah, kebaharian, dan khususnya di kawasan laut Sulawesi serta perbatasan Indonesia dan Filipina,” ujar Alex John Ulaen, Peneliti di Pusat Kajian Komunitas Adat dan Budaya Bahari, Yayasan Marin-CRC, Manado.

Hal ini disampaikan Alex untuk memperingati jasa Prof AB Lapian, sekaligus merayakan Hari Maritim Nasional yang jatuh pada 23 September 2022, yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), pada Jumat (23/9).

Menurut Alex, A.B Lapian telah mengawali kembaranya di Kawasan Timur Nusantara dan kemudian membuka tabir Kawasan Laut Sulawesi pada masa lampau (lalu) yang belum pernah terlayari sebagai seorang Sejarawan-Maritim.

“Lambat laun melintas-batas. Menilik isi karya-karya di atas maupun kiprahnya selama bekerja di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, ternyata tidak hanya sebatas persoalan “Sejarah Maritim” semata,” kata Alex.

Halaman 1 dari 6
12...6Selanjutnya
Tags: Alex John UlaenBRINKajian Maritimlaut sulawesiProf Adrian Bernard LapianSejarah peradaban maritim
Bagikan8Tweet3KirimKirim
Previous Post

Waspada Potensi Cuaca Ekstrem 9 – 15 Oktober

Next Post

Inilah Karya Prof Adrian Bernard Lapian tentang Kelautan dan Maritim 1964 – 2009

Postingan Terkait

Depresi Tropis Sedang Berkembang di Laut Filipina

Depresi Tropis Sedang Berkembang di Laut Filipina

23 Juli 2026
Pembangunan Dermaga Tambang Nikel di Morowali Tanpa Izin Pemanfaatan Ruang Laut

Mineral Kritis: Dari Litium di Argentina, Kobal di Kongo Hingga Nikel di Indonesia

23 Juli 2026

Republik Demokratik Kongo Penghasil 70 Persen Kobal Dunia

47 Mineral Kritis Indonesia, Apa Saja?

Sekjen PBB, Permintaan Mineral Kritis Meningkat di Pasar Global

Badan Geologi Identifikasi Sebaran 47 Komoditas Mineral Kritis

Dewan Keamanan PBB Bahas Mineral Kritis, Khawatir Dikendalikan Kelompok Bersenjata dan Ilegal

AMSI Dukung Revisi UU Hak Cipta untuk Perbaiki Relasi Tidak Adil antara Platform AI dan Penerbit Berita

Next Post
Inilah Karya Prof Adrian Bernard Lapian tentang Kelautan dan Maritim 1964 – 2009

Inilah Karya Prof Adrian Bernard Lapian tentang Kelautan dan Maritim 1964 - 2009

Komentar tentang post

TERBARU

Depresi Tropis Sedang Berkembang di Laut Filipina

Mineral Kritis: Dari Litium di Argentina, Kobal di Kongo Hingga Nikel di Indonesia

Republik Demokratik Kongo Penghasil 70 Persen Kobal Dunia

47 Mineral Kritis Indonesia, Apa Saja?

Sekjen PBB, Permintaan Mineral Kritis Meningkat di Pasar Global

Badan Geologi Identifikasi Sebaran 47 Komoditas Mineral Kritis

AmsiNews

REKOMENDASI

196 Negara Akan Membahas Krisis Alam di Kolombia

Siklon Tropis Narelle Menyusur Pantai North West Cape di Australia Barat, Berdampak Hujan di Indonesia

Mitigasi Tsunami di Selatan Jawa Perlu Diseriusi

Dugong Kembali Ditemukan Mati Terdampar di Toli-Toli

AMSI Dorong Revisi UU Hak Cipta untuk Atasi Tantangan AI di Industri Media

Bibit Siklon Tropis Berkembang di Dekat Kepulauan Aru, Laut Arafura

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.