Sabtu, Juni 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mocha Meningkat Menjadi Badai Siklon yang Sangat Parah di Teluk Benggala

redaksi
12 Mei 2023
Kategori : Berita
0
Kevin Menguat Menjadi Siklon Tropis Kategori 5 di Timur New Caledonia

Ilustrasi siklon tropis. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Intensitas siklon tropis Mocha telah meningkat menjadi badai siklon yang sangat parah (Very severe cyclonic storm) Jumat (12/5).

Siklon yang terbentuk di Teluk Benggala tersebut merupakan sistem yang berbahaya. Sistem ini diperkirakan membawa angin yang merusak, hujan deras, gelombang badai, laut yang ganas, serta dapat menyebabkan tanah longsor, dan banjir bandang.

Selama enam jam terakhir, Mocha terletak 1078 km selatan-barat daya Coxs Bazar, dan telah bergerak ke utara dengan kecepatan 11 km per jam (6 knot) selama 6 jam terakhir, kata Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama, Joint Typhoon Warning Center (JTWC).

Prakiraan resmi, dalam dua hari ke depan, intensitas puncak dapat menjadi 220 km per jam (120 knot). Hal ini mengingat sebagian besar pedoman intensitas menunjukkan kemungkinan periode intensifikasi cepat, yang mungkin sudah berlangsung.

Satu-satunya faktor pembatas potensial adalahsedikit suhu permukaan laut yang lebih dingin (28°C) dan kandungan panas laut yang lebih rendah di lepas pantai Myanmar. Akan tetapi intensitas puncak masih mungkin tercapai hanya beberapa jam sebelum pendaratan.

Setelah mendarat, menurut JTWC, dalam waktu sekitar 60 jam, sistem ini diperkirakan akan menghilang dengan cepat karena berinteraksi dengan medan kasar (daratan) di Myanmar.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Badai SiklonBangladeshJTWCMyanmarSiklon TropisTeluk BenggalaTopan Mocha
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

BPKP Goes to Campus Bersama Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo

Next Post

Hamka, Ismail dan Refleksi Penjabat Gubernur

Postingan Terkait

Gempa Sarangani di Filipina Selatan Merusak 100 Rumah dan Gedung di Sangihe dan Talaud

Gempa Sarangani Merusak 249 Rumah dan 26 Fasilitas Umum di Sulawesi Utara

13 Juni 2026
Banjir Rob Merendam Kota Medan dan Batu Bara

Konvensi Barcelona Menandai Keberhasilan Program Laut Regional

13 Juni 2026

UNG Buka Program Akademik Internasional “Teluk Tomini” untuk Mahasiswa Dari Berbagai Negara

Barang Bukti 1.300 Ekor Ikan Napoleon Hidup Dikembalikan ke Habitatnya

Mahasiswi Manajemen UNG Raih Top 5 Finalist International Business Competition di Vietnam

Hujan Signifikan di Sejumlah Wilayah

Prakiraan Iklim ASEAN: Kondisi Suhu dan Curah Hujan di Daratan Asia Tenggara dan Benua Maritim

Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen

Next Post
Model Baru Menanggulangi Pandemi dalam Perspektif Non-Medis

Hamka, Ismail dan Refleksi Penjabat Gubernur

Komentar tentang post

TERBARU

Gempa Sarangani Merusak 249 Rumah dan 26 Fasilitas Umum di Sulawesi Utara

Konvensi Barcelona Menandai Keberhasilan Program Laut Regional

UNG Buka Program Akademik Internasional “Teluk Tomini” untuk Mahasiswa Dari Berbagai Negara

Barang Bukti 1.300 Ekor Ikan Napoleon Hidup Dikembalikan ke Habitatnya

Mahasiswi Manajemen UNG Raih Top 5 Finalist International Business Competition di Vietnam

Hujan Signifikan di Sejumlah Wilayah

AmsiNews

REKOMENDASI

Sebagai Sumber Energi Listrik, Sampah Bukan Aset, Tetap Jadi Beban

Rektor UNG Menghadiri Rapat Koordinasi Bersama Mendiktisaintek

Gempa Sangat Kuat M7,6 Guncang Jepang Utara, Potensi Tsunami

Badai Calvin Mengarah ke Kepulauan Hawaii

Sambil Berlayar, Koarmada I Bahas Penegakan Hukum di Natuna Utara

Malam Ini Jarak Bulan dengan Bumi 359.654 Kilo Meter

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.