Kamis, Oktober 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mocha Meningkat Menjadi Badai Siklon yang Sangat Parah di Teluk Benggala

redaksi
12 Mei 2023
Kategori : Berita
0
Kevin Menguat Menjadi Siklon Tropis Kategori 5 di Timur New Caledonia

Ilustrasi siklon tropis. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Intensitas siklon tropis Mocha telah meningkat menjadi badai siklon yang sangat parah (Very severe cyclonic storm) Jumat (12/5).

Siklon yang terbentuk di Teluk Benggala tersebut merupakan sistem yang berbahaya. Sistem ini diperkirakan membawa angin yang merusak, hujan deras, gelombang badai, laut yang ganas, serta dapat menyebabkan tanah longsor, dan banjir bandang.

Selama enam jam terakhir, Mocha terletak 1078 km selatan-barat daya Coxs Bazar, dan telah bergerak ke utara dengan kecepatan 11 km per jam (6 knot) selama 6 jam terakhir, kata Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama, Joint Typhoon Warning Center (JTWC).

Prakiraan resmi, dalam dua hari ke depan, intensitas puncak dapat menjadi 220 km per jam (120 knot). Hal ini mengingat sebagian besar pedoman intensitas menunjukkan kemungkinan periode intensifikasi cepat, yang mungkin sudah berlangsung.

Satu-satunya faktor pembatas potensial adalahsedikit suhu permukaan laut yang lebih dingin (28°C) dan kandungan panas laut yang lebih rendah di lepas pantai Myanmar. Akan tetapi intensitas puncak masih mungkin tercapai hanya beberapa jam sebelum pendaratan.

Setelah mendarat, menurut JTWC, dalam waktu sekitar 60 jam, sistem ini diperkirakan akan menghilang dengan cepat karena berinteraksi dengan medan kasar (daratan) di Myanmar.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Badai SiklonBangladeshJTWCMyanmarSiklon TropisTeluk BenggalaTopan Mocha
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

BPKP Goes to Campus Bersama Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo

Next Post

Hamka, Ismail dan Refleksi Penjabat Gubernur

Postingan Terkait

Kenaikan Suhu Berdampak Luas Terhadap Lingkungan dan Berbagai Risiko Iklim

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

22 Oktober 2026
Tiga Mahasiswa IPB Ciptakan Lamun Sebagai Penghambat Kanker Serviks

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

22 Oktober 2026

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

Fenomena El Niño Kali Ini Sangat Masif Layaknya Bola Penghancur

Super Typhoon Champi Approaches Eastern Taiwan

Next Post
Model Baru Menanggulangi Pandemi dalam Perspektif Non-Medis

Hamka, Ismail dan Refleksi Penjabat Gubernur

Komentar tentang post

TERBARU

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

AmsiNews

REKOMENDASI

IOM: Perdagangan Orang di Kapal Ikan Dikenali Melalui Proses Perekrutan

Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

Banjir Bandang Luwu Utara, Korban Meninggal Bertambah

Celengan Sampah di Pulau Papan, Togean

LPSPL Sorong Tangani 40 Kasus Mamalia Laut Terdampar

Nilai 363, Universitas Negeri Gorontalo Terakreditasi Unggul Hingga Tahun 2028

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.