Rabu, September 9, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Museum Zoologi Bogor Penjaga Sejarah Alam Indonesia

redaksi
27 November 2020
Kategori : Berita
0
Museum Zoologi Bogor Penjaga Sejarah Alam Indonesia

Museum Zoologi Bogor di masa lalu. FOTO: KOLEKSI LIPI.GO.ID

Begitu pula terkait isu kepunahan, MZB menyediakan koleksi sebagai media komparasi dalam riset zoologi.

Museum tersebut memiliki beberapa kerangka dan jenis binatang yang diawetkan, di antaranya burung, kepiting, serangga, ikan, dan lain sebagainya. Termasuk salah satunya hewan mamalia terbesar di dunia, paus biru, ada di museum ini.

Museum Zoologi didirikan pada 1894, digagas ahli Botani berkebangsaan Jerman J. C. Koningsberger.
Koningsberger merupakan salah satu tokoh perintis dan pengembang Kebun Raya Bogor pada masanya.

Koningsberger mengumpulkan beberapa koleksi museum sebagian besar berasal dari Indonesia, dan sisanya berasal dari beberapa negara di dunia. Salah satunya spesies kepiting berukuran besar yang berasal dari negara Jepang.

Peneliti bidang Botani LIPI, Atik Retnowati mengatakan, beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mempercepat proses deskripsi dan identifikasi spesies flora.

Di antaranya dengan pelatihan taksonomi, penambahan dana dari pemerintah untuk melakukan riset lapangan untuk pengumpulan spesies yang belum teridentifikasi.

Selain itu, melakukan kolaborasi internasional dengan para ahli taksonomi, join publikasi dan berbagi referensi koleksi juga mengoptimalkan nasional kolaborasi.

Tak hanya itu, memperkuat integrasi antara taksonomi profesional dan taksonomi amatir perlu dilakukan.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: LIPIMuseum Zoologi BogorPaus Biru
Bagikan13Tweet3KirimKirim
Previous Post

Tahun Depan LIPI Ekspedisi dengan Kapal Riset Sendiri

Next Post

KJRI Los Angeles Fasilitasi ABK Indonesia Dari Tahiti

Postingan Terkait

Pulau Jawa Sentra Komoditas Rajungan Terbesar di Indonesia

Peneliti BRIN dan ITB Temukan Cangkang Rajungan Berpotensi Jadi Separator Baterai Lithium-ion Berkinerja Tinggi

9 September 2026
Pascasarjana UNG Perkuat Pencegahan Korupsi

Pascasarjana UNG Perkuat Pencegahan Korupsi

9 September 2026

Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Erupsi Rabu Dini Hari

BMKG Pastikan Ruang Udara dan Area Landasan Bandara Aman Dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Sejumlah Bandara Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mulai Dibuka

Next Post
KJRI Los Angeles Fasilitasi ABK Indonesia Dari Tahiti

KJRI Los Angeles Fasilitasi ABK Indonesia Dari Tahiti

Komentar tentang post

TERBARU

Peneliti BRIN dan ITB Temukan Cangkang Rajungan Berpotensi Jadi Separator Baterai Lithium-ion Berkinerja Tinggi

Pascasarjana UNG Perkuat Pencegahan Korupsi

Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Erupsi Rabu Dini Hari

BMKG Pastikan Ruang Udara dan Area Landasan Bandara Aman Dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

AmsiNews

REKOMENDASI

Pelabuhan Pomako di Timika Beroperasi Normal

Mahasiswa UNG Mengikuti Uji Kompetensi Nasional Program Profesi Dokter

Topan Khanun Bertahan di Laut Cina Timur, Selajutnya Akan Bergerak ke Timur-Timur Laut

2,5 Juta Orang Menderita dan 113 Jiwa Meninggal Dunia Karena Bencana Alam di Indonesia

Jaga Kepercayaan Publik, Kadis Kominfo Sulawesi Selatan Apresiasi AMSI

Riset Jadi Solusi Menyelamatkan Pantura dan Jakarta

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.