Selasa, Juli 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

NASA Earth Observatory’s: Biparjoy Mendarat Sebagai Badai Siklon Sangat Parah

redaksi
15 Juni 2023
Kategori : Berita
0
NASA Earth Observatory’s: Biparjoy Mendarat Sebagai Badai Siklon Sangat Parah

Siklon tropis Biparjoy mendekati garis pantai di barat India dan selatan Pakistan. Suite Radiometer Pencitraan Inframerah Terlihat (VIIRS) satelit NOAA-20 memperoleh gambar warna alami dari badai tersebut pada 14 Juni, sehari sebelum diperkirakan akan mendarat. FOTO: Lauren Dauphin/NASA Earth Observatory

“Biparjoy adalah contoh bagaimana perubahan iklim —terutama pemanasan di bagian atas samudra—berkontribusi pada siklon yang bergerak lebih lambat dan bertahan lebih lama.”

Hal yang senada disampaikan Menteri Perubahan Iklim Pakistan, Sherry Rehman. Dalam konferensi pers, Rabu (14/6) Rehman mengatakan siklon tropis Biparjoy tidak dikaitkan dengan alam. Akan tetapi dengan perubahan iklim akibat aktivitas manusia dan emisi.

“Pakistan telah menjadi hotspot perubahan iklim,” ujarnya.

Siklon tropis di Laut Arab relatif jarang terjadi. Kemudian semakin sering terjadi seiring dengan meningkatnya suhu permukaan laut.

Sebuah studi tahun 2021 yang dipimpin oleh para peneliti di India menemukan bahwa topan selama empat dekade terakhir menjadi lebih sering dan berlangsung lebih lama. Para peneliti menemukan bahwa suhu lautan terkait dengan perubahan ini.

Hingga Rabu malam, Lebih 112 ribu orang telah dievakuasi di perbatasan Pakistan dan India. Di Pakistan, yang sudah dievakuasi sebanyak 67.367 orang, sementara di Gujarat India lebih dari 45.000.

Sumber: Earthobservatory.nasa.gov dan Dawn.com

Halaman 3 dari 3
Sebelumnya123
Tags: BiparjoyIndiaLaut ArabNASANASA Earth ObservatoryNOAAPakistanPerubahan IklimSherry RehmanSiklon Tropis
Bagikan1TweetKirimKirim
Previous Post

Malam Ini Badai Siklon Biparjoy Diperkirakan Mendarat di Pakistan dan India

Next Post

Mengurangi Risiko Bencana dengan Pendekatan Berbasis Komunitas

Postingan Terkait

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

14 Juli 2026
Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

14 Juli 2026

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Lebih Dari 3 Juta Orang Dievakuasi Akibat Topan Bavi di Cina

Badai Tropis Bavi Bergerak ke Timur Laut Mendekati Qingdao, Kota di Pesisir Laut Kuning

6.000 Pelaut Masih Terdampar di Teluk Persia Saat Perang AS dan Iran Kembali Berkecamuk

Next Post
Mengurangi Risiko Bencana dengan Pendekatan Berbasis Komunitas

Mengurangi Risiko Bencana dengan Pendekatan Berbasis Komunitas

Komentar tentang post

TERBARU

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Lebih Dari 3 Juta Orang Dievakuasi Akibat Topan Bavi di Cina

AmsiNews

REKOMENDASI

November, Hiu Paus dan Paus Pilot Terlihat di Botubarani

Zonasi Baru, Ada Zona Religi di Taka Bonerate

Ini Cara Memperoleh Tarif 0% Ekspor Tuna ke Jepang

4 Orang Tewas Tertimbun Tanah Longsor di Kabupaten Luwu

Jika Tidak Ada Gugatan di MK KPU Gorontalo Utara Akan Tetapkan Pasangan Calon Terpilih

Bom Ikan di Kolaka

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.