Kamis, September 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pakar Konservasi Asia Pasifik Bertemu di Tanjungpinang

redaksi
1 Juli 2019
Kategori : Berita, Konservasi
0

Jakarta – Sejumlah pakar konservasi Asia Pasifik bertemu di Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri). Pakar konservasi yang hadir ini berasal dari China, Bangladesh, Malaysia, Thailand, Kamboja, Brunei dan Indonesia.

Dalam pertemuan ini, para pakar memberikan pelatihan konservasi bertaraf Internasional, Training Course on Marine Endangered Species (Marine Mammals and Sea Turtles) of Tropical Asia (MESTA) for Effective Conservation.

Kegiatan yang merupakan kerjasama Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Maritim Raja Ali Haji (FIKP UMRAH) dengan First Institute of Oceanography (FIO) Minister of Natural Resources China, berlangsung Jumat (28/6) hingga Rabu (3/7) Juli.

Perwakilan dari FIO, sebagai co-organizer MESTA, Prof Xuelei Zhang mengatakan, pihaknya berkolaborasi dengan FIKP UMRAH dengan tujuan agar ada upaya bersama dan bahu membahu dalam upaya konservasi Marine Endangered species, serta memungkinkan adanya pendekatan terintegrasi pada kajian-kajian ke depan.

“Jalinan interaksi inilah yang menjadi penting karena kegiatan ini menghubungkan orang-orang yang berada di kesadaran yang sama untuk bertindak menyikapi isu penting ini,” ujar Xuelei.

Rektor UMRAH Prof Dr Syafsir Akhlus saat membuka Training Course MESTA mengatakan, ketika kita melihat Hewan mamalia laut seperti lumba-lumba, dugong dan penyu itu hidupnya bersifat borderless di laut, tidak seperti manusia yang mesti punya paspor untuk berpindah dari satu negara ke negara lainnya.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: FIKP UmrahKonservasi
Bagikan24Tweet2KirimKirim
Previous Post

Polisi Berperan Menindak Kapal Ikan Asing Ilegal

Next Post

Sejak 1986, Indonesia – Filipina Rutin Latihan Penanggulangan Minyak

Postingan Terkait

Pemimpin Dunia Berkumpul di KTT Iklim

Pemimpin Dunia Berkumpul di KTT Iklim

24 September 2026
El Niño Tidak Menyerang Semua Tempat dengan Cara yang Sama

Berinvestasi dan Adaptasi Iklim Dalam Menghadapi El Niño

24 September 2026

Hujan Lebat di Kabupaten Solok Menyebabkan Banjir Bandang, Satu Orang Meninggal Dunia

Pertumbuhan Gunung Anak Krakatau Tidak Simetris

Tubuh Gunung Anak Krakatau Berubah Drastis Setelah Runtuh 2018

Sejarah Erupsi Anak Krakatau: Runtuh 2018, Tumbuh Kembali Hingga 2026

El Niño Kian Menguat di Saat Kondisi Suhu yang Sudah Lebih Panas

September Hingga Awal Oktober Curah Hujan Kategori Rendah, El Niño Masih Sangat Kuat

Next Post
Sejak 1986, Indonesia – Filipina Rutin Latihan Penanggulangan Minyak

Sejak 1986, Indonesia – Filipina Rutin Latihan Penanggulangan Minyak

Komentar tentang post

TERBARU

Pemimpin Dunia Berkumpul di KTT Iklim

Berinvestasi dan Adaptasi Iklim Dalam Menghadapi El Niño

Hujan Lebat di Kabupaten Solok Menyebabkan Banjir Bandang, Satu Orang Meninggal Dunia

Pertumbuhan Gunung Anak Krakatau Tidak Simetris

Tubuh Gunung Anak Krakatau Berubah Drastis Setelah Runtuh 2018

Sejarah Erupsi Anak Krakatau: Runtuh 2018, Tumbuh Kembali Hingga 2026

AmsiNews

REKOMENDASI

Vegetasi Hutan Mangrove di Indonesia Sebanyak 202 Jenis, Spesifik 47

Badai Tropis Milton Terbentuk di Teluk Meksiko, Mengarah ke Florida

Coscinium fenestratum, Obat Tradisional Malaria di Pulau Batanta

Video Spesies Langka Shark Ray di Perairan Gorontalo

Peraturan Tentang Awak Kapal Perikanan Indonesia di Luar Negeri Belum Dirumuskan

Siklon Tropis Narelle Menguat di Laut Koral

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.