Panas Laut dan El Niño Mungkin Bikin Penyu Lekang Pertama Kali Bertelur di Pantai California

Telur penyu lekang (olive ridley). FOTO: ANDREW MACKIE// NOAA FISHERIES

Darilaut – Tempat peneluran penyu lekang (olive ridley) bergeser ke Calfornia di Pantai Barat Amerika Serikat. Ini kali pertama tercatat penyu lekang bertelur di tempat tersebut.

NOAA Fisheries menjelaskan bahwa meskipun alasan pasti mengapa penyu-penyu ini bertelur di Orange County belum diketahui secara pasti, suhu permukaan laut yang hangat akibat gelombang panas laut yang sedang berlangsung dan kedatangan El Niño tahun 2027 kemungkinan besar menjadi faktor utamanya.

Penyu lekang (Lepidochelys olivacea) terlihat pertama kali sedang menggali sarang dan bertelur di pantai dekat Seal Beach, Orange County, California, pada tanggal 16 September 2026.

Tiga hari kemudian, di lokasi yang berjarak sekitar 8 mil (sekitar 13 km), seekor penyu kedua terlihat sedang bersarang di dekat Dermaga Huntington Beach sekitar pukul 19.00 waktu setempat.

Penyu lekang secara alami bersifat nomaden dan memiliki daya jelajah tinggi, sifat adaptif mereka dan mungkin kesalahan navigasi juga turut berperan.

Kemungkinan besar akibat kombinasi berbagai faktor, penyu-penyu ini menemukan kondisi yang mendukung untuk bertelur—bukan di pantai peneluran biasa mereka yang berjarak ratusan mil ke arah selatan, melainkan di California Selatan.

Menurut NOAA Fisheries spesies ini belum pernah tercatat bertelur di Amerika Serikat. Lokasi peneluran terdekat berada di wilayah Cape bagian barat Baja California, Meksiko, dekat Todos Santos.

Beberapa sarang yang tersebar ditemukan di dekat Teluk Magdalena di pesisir Pasifik Baja, namun belum ada catatan lain hingga saat ini.

“Saat ini kita berada di puncak musim bertelur penyu lekang di Meksiko, yang berlangsung sekitar bulan Juli hingga Desember,” tulis NOAA Fisheries.

Sebagian penyu lekang bertelur secara massal (dalam peristiwa arribada), yakni dalam kelompok yang terdiri dari lebih dari 1.000 ekor penyu sekaligus. Penyu lainnya bertelur secara soliter (sendirian).

Penyu lekang (Olive ridley) bertelur di dekat Seal Beach, Orange County, California. FOTO: Huntington Beach Fire Department / NOAA FISHERIES

Biasanya, masa inkubasi telur berlangsung selama 45–60 hari. Penyu betina umumnya membuat 2–3 sarang dengan selang waktu sekitar 2 minggu. Penyu laut betina dewasa menunjukkan kesetiaan yang tinggi terhadap lokasi tempat mereka menetas.

Artinya, sekitar 15 tahun setelah menetas, mereka akan kembali saat dewasa untuk bertelur lagi di pantai tempat mereka lahir.

Dr. Cali Turner Tomaszewicz, seorang ahli biologi peneliti dari Divisi Mamalia Laut dan Penyu di Southwest Fisheries Science Center, melakukan analisis identifikasi foto untuk membedakan kedua penyu tersebut.

Ia membandingkan bentuk tubuh, jumlah serta lokasi teritip (barnacle), dan pola scute (sisik besar pada tempurung penyu) masing-masing penyu—sebuah susunan unik yang mirip dengan sidik jari manusia.

Ini adalah kejadian pertama, dan masih banyak hal yang belum kita ketahui. Ada banyak hari yang harus dilalui dan berbagai rintangan yang mesti dihadapi selama masa inkubasi 45–60 hari.

Kondisi ombak yang berbahaya, abrasi pantai, dan risiko banjir dapat menghancurkan atau menghanyutkan sarang-sarang tersebut saat badai yang diperkirakan akan terjadi.

Tim peneliti meyakini bahwa peluang kelangsungan hidup tertinggi bagi telur-telur tersebut adalah dengan mengumpulkannya dan menetaskannya dalam perawatan manusia.

Yang tak kalah penting, ini merupakan potensi “peristiwa pendirian populasi” atau founding event. Karena penyu memiliki sifat setia pada lokasi tempat mereka menetas, sangat mungkin bahwa jika anak-anak penyu ini berhasil bertahan hidup, mereka akan kembali dalam waktu 15 tahun sebagai penyu dewasa untuk bertelur lagi.

Jika berhasil menetas, tukik (anak penyu) tersebut akan dilepaskan di pantai tempat telur-telur itu diletakkan, agar mereka dapat menempuh perjalanan melintasi pasir menuju lautan.

Exit mobile version