Darilaut – Seekor paus pembunuh kerdil (pygmy killer whale) terdampar di pantai Kalasey, Minahasa, Sulawesi Utara, Jumat (5/2).
Seperti dilansir Barta1.com, paus pembunuh kerdil (Feresa attenuate) ini pertama kali ditemukan nelayan setempat. Nelayan kaget dengan penemuan paus tersebut.
Nelayan yang pertama kali menemukan paus pembunuh kerdil, Rusli Malintoy (46 tahun) mengatakan paus ini terdampar di pinggiran pantai pukul 09.00 pagi.
Mulanya, Rusli mengira yang terdampar ini lumba-lumba. Rusli kemudian memberikan pertolongan dan memanggil nelayan lainnya. Namun cetacea ini sudah tidak tertolong lagi.
Menurut Rusli ketika diperiksa tidak ada tanda-tanda perlakuan kekerasan terhadap paus tersebut. Hanya ada goresan-goresan dari puing-puing bangunan.
Sebelumnya, pada Jumat 29 Januari bangkai paus dengan kondisi yang sudah membusuk ditemukan terdampar di Pantai Liang, Pulau Bunakan, kawasan Taman Nasional (TN) Bunaken.
Bangkai paus ini ditemukan tim patroli Smart Resort Bunaken, Balai TN Bunaken pukul 17.00 Wita saat pemantauan aktivitas pengunjung di Pulau Bunaken.
Saat melintasi perairan, tim mencium bau menyengat. Tim mendekati asal bau menyengat tersebut. Terlihat bangkai paus di perairan pantai Liang Bunaken.





Komentar tentang post