Selasa, Juni 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Paus Pembunuh yang Muncul di Perairan Anambas Berjumlah 7 Ekor

redaksi
23 April 2020
Kategori : Berita, Orca
0
Video 4 Paus Pembunuh Terlihat di Perairan Anambas

Paus pembunuh (Orcinus orca) yang muncul di perairan Anambas, Kepulauan Riau 30 Maret 2020, berjumlah 7 ekor. POTONGAN VIDEO ALDI PRATAMA

Darilaut – Paus pembunuh (Killer whales) yang muncul di perairan Anambas, Kepulauan Riau, yang viral di media sosial awal April lalu berjumlah 7 ekor.

Hasil penelusuran tim Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (LKKPN) Pekanbaru – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), kemunculan paus orca ini direkam Aldi Pratama nelayan Desa Tarempa Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas. Video tersebut diambil pada 30 Maret 2020 sekitar pukul 12.00 WIB dan terlihat 7 ekor orca.

Paus pembunuh (Orcinus orca) ini terlihat di sekitar Taman Wisata Perairan (TWP) Anambas. Kawasan Konservasi Perairan tersebut memiliki luas 1,2 juta hektar.

Menurut Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Aryo Hanggono, kemunculan orca di sekitar TWP Anambas mengindikasikan wilayah perairan Anambas memiliki keanekaragaman hayati laut yang tinggi.

“Dengan kondisi keanekaragaman hayati yang tinggi, sangat tepat bila wilayah ini perlu dilindungi dan dijadikan kawasan konservasi dengan fokus pengembangan konservasi berbasis ekowisata di belahan barat NKRI, ini menjadi peluang bagi Pemerintah RI. Oleh karenanya, bertolak dari pertimbangan tersebut, saya mendorong Provinsi Kepulauan Riau mengalokasikan sebagian ruangnya untuk konservasi dan mewujudkan ke dalam Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau kecil (RZ WP3K),” ujar Aryo, seperti dikutip Kkp.go.id.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: AnambasKKPOrcinus orcaPaus Pembunuh
Bagikan7Tweet4KirimKirim
Previous Post

Analisis BMKG, Sejak 1866 Perubahan Iklim Telah Terjadi di Indonesia

Next Post

810 ABK Indonesia Sudah Tiba di Pelabuhan Benoa

Postingan Terkait

BNPB dan BPBD Masih Mendata Dampak dan Kerusakan Akibat Gempa Kuat M6,7 di Sulawesi Tengah

BNPB dan BPBD Masih Mendata Dampak dan Kerusakan Akibat Gempa Kuat M6,7 di Sulawesi Tengah

16 Juni 2026
Gempa Palu M6,7 Berasosiasi Dengan Aktivitas Sesar Palolo

Gempa Palu M6,7 Berasosiasi Dengan Aktivitas Sesar Palolo

16 Juni 2026

Gempa Sarangani di Mindanao Mengakibatkan Pengangkatan Dasar Laut Hingga Dua Meter

Gempa Dangkal yang Melanda Sulawesi Tengah Akibat Aktivitas Sesar Sausu

Gempa Palu M6,7 Akibat Aktivitas Sesar Aktif

Gempa Kuat dan Merusak yang Mengguncang Palu dan Sigi Dirasakan VI-VII MMI

Gempa Darat Susulan Masih Terus Mengguncang Palu dan Sigi

Gempa Darat M6,7 Guncang Palu dan Sigi, Terasa Hingga Gorontalo

Next Post
Hanya Melintas, Kapal Pesiar Misterius di Raja Ampat dari Australia

810 ABK Indonesia Sudah Tiba di Pelabuhan Benoa

Komentar tentang post

TERBARU

BNPB dan BPBD Masih Mendata Dampak dan Kerusakan Akibat Gempa Kuat M6,7 di Sulawesi Tengah

Gempa Palu M6,7 Berasosiasi Dengan Aktivitas Sesar Palolo

Gempa Sarangani di Mindanao Mengakibatkan Pengangkatan Dasar Laut Hingga Dua Meter

Gempa Dangkal yang Melanda Sulawesi Tengah Akibat Aktivitas Sesar Sausu

Gempa Palu M6,7 Akibat Aktivitas Sesar Aktif

Gempa Kuat dan Merusak yang Mengguncang Palu dan Sigi Dirasakan VI-VII MMI

AmsiNews

REKOMENDASI

32 Lumba-Lumba Terdampar di Dekat Tokyo

Kapal Terbalik di perairan Cidaun, Seorang Nelayan Hilang

Natuna Ekspor Ikan Napoleon

Kondisi La Nina Berlangsung Hingga Mei 2021

Ikan Capungan Banggai, Spesies Endemik di Perairan Sulawesi Tengah

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.