Rabu, September 9, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Paus Pilot Terdampar Massal di Selandia Baru

redaksi
26 November 2020
Kategori : Berita, Orca
0
Paus Pilot Terdampar Massal di Selandia Baru

Paus pilot terdampar di Waitangi, Kepulauan Chatham Barat. FOTO: JEMMA WELCH/DOC

Darilaut – Sebanyak 97 paus pilot dan 3 lumba-lumba ditemukan mati terdampar secara massal di Kepulauan Chatham, Selandia Baru, Minggu (22/11) siang waktu setempat.

Departemen Konservasi Selandia Baru (New Zealand Department of Conservation, DOC) melaporkan karena tidak bisa diselamatkan ke laut lepas, sebanyak 28 paus pilot dan 3 lumba-lumba disuntik mati.

Mamalia laut ini terdampar dalam jumlah banyak di pantai-pantai yang terpencil di pulau Rekohu, Wharekauri dan Chatham.

Petugas Keanekaragaman Hayati dari Departemen Konservasi Selandia Baru Jemma Welch, Rabu (25/11) mengatakan karena lokasinya yang terpencil dan terjadi pemadaman listrik, menyulitkan untuk menghubungi orang setempat. Tim jagawana tiba di lokasi Pantai Barat Waitangi pukul 3 sore.

Menurut Jemma, seperti dikutip dari Doc.govt.nz, hanya 26 paus yang masih hidup. Namun mayoritas kondisinya tampak sangat lemah. Euthanasia dilakukan karena kondisi laut yang ganas dan kehadiran hiu putih besar, yang tertarik ke perairan tersebut.

Upacara karakii atau karakia dilakukan untuk menghormati roh paus yang akan dibiarkan membusuk secara alami.

Mamalia laut terdampar massal serig terjadi di Kepulauan Chatham. Tercatat sebanyak 1000 mamalia laut satu kali terdampar pada 1918.

Pada bulan September lalu, lebih dari 400 paus pilot mati secara massal di beberapa lokasi di lepas pantai barat Tasmania, Australia.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Paus pilotpaus terdamparSelandia Baru
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Setelah Kapal Sharaz, MV Tina 1 Kandas di Perairan Batu Berhenti

Next Post

Mikroplastik Terakumulasi Dalam Biota Laut

Postingan Terkait

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

9 September 2026
Dentuman Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Erupsi Rabu Dini Hari

9 September 2026

BMKG Pastikan Ruang Udara dan Area Landasan Bandara Aman Dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Sejumlah Bandara Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mulai Dibuka

Sejumlah Wilayah di Indonesia Terdampak Abu Vulkanik dan Asap Karhutla

Tiga Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNG Ikut Lomba Penulisan Puisi, Monolog dan Lukis Tingkat Nasional

27 Mahasiswa UNG Siap Tampil Dalam Lomba Pekan Seni Mahasiswa Nasional di Universitas Jember

Next Post
Plastik Masih Menjadi Masalah Terbesar Pencemaran Laut

Mikroplastik Terakumulasi Dalam Biota Laut

Komentar tentang post

TERBARU

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Erupsi Rabu Dini Hari

BMKG Pastikan Ruang Udara dan Area Landasan Bandara Aman Dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Sejumlah Bandara Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mulai Dibuka

Sejumlah Wilayah di Indonesia Terdampak Abu Vulkanik dan Asap Karhutla

AmsiNews

REKOMENDASI

Gempa 7,1 SR Guncang Kepulauan Talaud

Bibit Siklon Tropis 96W Berkembang di Utara Brunei Darussalam

Jaga Kekebalan Tubuh Untuk Kurangi Risiko Covid-19

KKP Tertibkan Rumpon dan Kapal Ikan Ilegal Filipina

Kandas 14 Hari, Kapal MT Young Yong Berhasil Diapungkan di Perairan Batam

13 Tewas dan 4 Hilang Setelah Kapal Wisata Terbalik di Vietnam

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.