Darilaut – Ketua PUI Sains dan Teknologi Kegempaan Institut Teknologi Bandung (ITB) Dr. Irwan Meilano, mengatakan gempa Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat, telah memberikan pelajaran penting bagi bangsa Indonesia bahwa pemahaman risiko bencana di Indonesia harus lebih baik dan detail. Pemahaman risiko ini dimulai dari sumber gempanya harus detail.
Seperti dilansir Itb.ac.id, Irwan berharap ada keberpihakan dari pemerintah terhadap penelitian sumber gempa untuk mendetailkan risikonya.
Kenapa hal ini perlu dilakukan karena gempa-gempa yang terjadi di Lombok dan Palu beberapa waktu lalu telah menyebabkan rumah rusak, bangunan rusak, sekolah rusak, jembatan hancur, kantor gubernur rusak, dan kerusakan fasilitas lainnya. Padahal sebetulnya kita sudah ada aturan penting mengenai stadar kode bangunan.
Pelajaran penting kedua, menurut Irwan, perlu diperhatikan perencanaan pembangunan yang baik. Sehingga pembangunan itu bukan asal cepat dan asal banyak, tetapi dengan memahami risikonya.
“Misalnya boleh dibangun tetapi apa syaratnya, atau jangan-jangan memang tidak boleh dibangun di situ,” kata Irwan seperti dikutip dari laman Itb.ac.id, Jumat (22/1).
Pelajaran ketiga adalah pengawasan yang ketat. Selanjutnya, pelajaran keempat, perlu adanya peran serta komunitas.





Komentar tentang post