Senin, Maret 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pemerintah Kota Gorontalo Antisipasi Dampak Kemarau Panjang dan Angin Kencang

redaksi
18 September 2023
Kategori : Berita, Iklim
0
Pemerintah Kota Gorontalo Antisipasi Dampak Kemarau Panjang dan Angin Kencang

Angin kencang berdampak pada warga di pesisir Pantai Kota Gorontalo, Teluk Tomini. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Mengantisipasi dampak kemarau panjang dan angin kencang pemerintah Kota Gorontalo menerapkan mitigasi dan sejumlah strategi untuk menekan kerugian warga.

Wali Kota Gorontalo Marten Taha, mengatakan, untuk mitigasi, pertama, pemerintah Kota Gorontalo mendirikan posko bencana kekeringan di BPBD Kota Gorontalo. Posko ini setiap saat menerima laporan dari masyarakat apabila terjadi dampak kekeringan.

Kedua, kesiap siagaan armada tangki air untuk pasokan air bersih apabila ada satu wilayah yang mengalami kekurangan air bersih.

Ketiga, kata Marten, menyosialisasikan serta memublikasikan adanya potensi-potensi yang bisa terjadi bencana kekeringan, misalnya kebakaran lahan atau kebakaran rumah.

Bencana kebakaran lahan dan tanah tercatat 12 lokasi. Dengan rata-rata kebakaran terjadi di halaman pekarangan baik pekarangan depan maupun belakang serta satu lokasi pertanian.

Sementara, kebakaran rumah mencapai 24 kasus, dengan periode terbanyak terjadi di bulan Juni dan Juli, awal musim kemarau.

Marten mengatakan saat ini bukan hanya kekeringan yang menjadi masalah di masyarakat. Namun juga angin kencang yang memberi efek bagi mereka yang tinggal di kawasan garis pantai.

Angin kencang di beberapa kelurahan di Teluk Tomini mengakibatkan pendapatan para nelayan menurun karena sebagian tidak bisa melaut.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Angin KencangKekeringanKetahanan KekeringanKota GorontaloMarten TahaMusim Kemarauteluk tomini
Bagikan1TweetKirimKirim
Previous Post

Arab Saudi Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024

Next Post

Bambu Berperan Penting Dalam Pengendalian Perubahan Iklim

Postingan Terkait

Seperti Apa Daging Tuna Sirip Biru Hasil Tangkapan Nelayan Bongo, Gorontalo

Seperti Apa Daging Tuna Sirip Biru Hasil Tangkapan Nelayan Bongo, Gorontalo

16 Maret 2026
Islam Memberi Perhatian Terhadap Kelestarian Alam

Islam Memberi Perhatian Terhadap Kelestarian Alam

16 Maret 2026

Quraish Shihab Menyoroti Kerusakan Lingkungan

Penyelam Gorontalo Menggelar Tumbilotohe Underwater

Tinggi Hilal Saat Matahari Terbenam 19 Maret 2026

Sidang Isbat 1 Syawal Pada 19 Maret 2026

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

UNEP: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kerusakan Lingkungan yang Meluas

Next Post
Bambu Sebagai Penggerak Ekonomi

Bambu Berperan Penting Dalam Pengendalian Perubahan Iklim

TERBARU

Seperti Apa Daging Tuna Sirip Biru Hasil Tangkapan Nelayan Bongo, Gorontalo

Islam Memberi Perhatian Terhadap Kelestarian Alam

Quraish Shihab Menyoroti Kerusakan Lingkungan

Penyelam Gorontalo Menggelar Tumbilotohe Underwater

Tinggi Hilal Saat Matahari Terbenam 19 Maret 2026

Sidang Isbat 1 Syawal Pada 19 Maret 2026

AmsiNews

REKOMENDASI

Belum Ada yang Dapat Menjawab Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir

Wartawan Profesional Harus Memahami Kode Etik Jurnalistik

ASEAN MTWG Bahas Penerapan Bahan Bakar Kapal dengan Kandungan Sulfur 0,5 Persen

Banjir Bolaang Mongondow Selatan, 29 Rumah Hanyut 1 Jembatan Rusak Berat

Gempa Sangihe, Pantai Apeng Sembeka Turun

Kapal Baruna Jaya I Pelajari Fenomena Bawah Laut Palu dan Donggala

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.