Darilaut – Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menanam lebih dari 5,7 juta bibit pohon secara serentak di seluruh Indonesia, pada Kamis (25/1).
Penanaman bibit pohon tersebut bersamaan dengan pelantikan sebanyak 5.741.127 anggota KPPS yang berlangsung di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota. Pelantikan ini berada di 71 ribu lokasi.
Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari, mengatakan, penanaman bibit pohon ini sebagai bentuk kepedulian jajaran KPU dan upaya pelestarian lingkungan.
“Sebanyak 5.709.898 bibit pohon yang ditanam secara serentak bersamaan dengan pelantikan serentak,” kata Hasyim, saat rapat monitoring pelantikan dan bimbingan teknis Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk Pemilu Tahun 2024, pada Kamis (25/1).
Kepedulian KPU untuk melakukan penanaman bibit pohon tersebut, karena untuk keperluan logistik pemilu paling banyak yang digunakan adalah bahan berupa kertas.
Pada pemilu 2024, menurut Ketua KPU RI, logistik pemilu berupa kertas diperlukan atau digunakan sebanyak 65.998 ton atau setara dengan 65.998.000 kg kertas.
Sebagai Upaya KPU dan keinsyafan dan kesadaran KPU bahwa bahan kertas ini dibuat dari bahan dasarnya adalah kayu, pohon-pohon yang itu diproduksi menjadi kertas.
“Pada kegiatan pelantikan serentak anggota KPPS sebanyak 5.741.127 orang pada 820.161 TPS, berlokasi di 71 ribu tempat, KPPS melaksanakan penanaman bibit pohon secara serentak di lokasi pelantikan,” ujar Hasyim.
Dengan penanaman bibit pohon ini, KPU menyadari logistik pemilu berbahan baku kertas dapat memberikan dampak signifikan untuk pelestarian.
Ada semacam iktiar untuk reboisasi dan dalam rangka pemulihan kembali “sebagai bentuk kepedulian pada pelestarian lingkungan,” kata Hasyim.
Menurut Hasyim, kebutuhan tersebut, berupa kertas sebanyak 65.998.000 kg dikonversi dengan penanaman sebanyak 5.709.898 bibit pohon.
Dalam hitungan setiap bibit pohon akan menggantikan nantinya 11,6 kg kertas. Berdasarkan hitungan tersebut, kata Hasyim, apabila dihitung jumlah bibit pohon sebanyak 5.709.898 bila dikalikan dengan 11,6 kg setara dengan 66.234.816 kg atau 66.234 ton.
“Jumlah tersebut hamper sebanding dengan kertas yang digunakan pada pemilu 2024,” ujarnya.
Penanaman pohon secara serantak oleh anggota KPPS baru kali ini digelar KPU. Hal ini sebagai upaya KPU untuk bahan keras yang dibuat dari pohon-pohon yang diproduksi menjadi kertas.
Hingga Kamis, lebih dari 99 persen surat suara untuk keperluan pemilu 2024 sudah selesai dilakukan sortir dan telah selesai pelipatan.
Selanjutnya, tinggal menunggu waktu untuk packing dan dimasukkan dalam kotak suara.
Pada awal Februari dan paling lambat H-1 semua kotak suara yang berisi alat-alat yang dibutuhkan untuk pemungutan dan penghitungan suara pada Rabu 14 Februari sudah tiba di Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing.
