Selasa, Maret 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Peneliti: Pemkot Gorontalo Mengacu Data Geologi Teknik

redaksi
4 Oktober 2018
Kategori : Berita
0
Peneliti: Pemkot Gorontalo Mengacu Data Geologi Teknik

Sebagian pemukiman Kota Gorontalo. FOTO: DARILAUT.ID

Bandung – Peneliti Bidang Geologi Laut dan Oseanografi, Badan Litbang Energi Dan Sumber Daya Mineral Delyuzar Ilahude mengingatkan, pemerintah Kota Gorontalo sudah saatnya mengacu pada data geologi teknik.

“Karena Gorontalo dilintasi jalur sesar yang membelah kota Gorontalo,” kata Delyuzar, Kamis (4/10).

Menurut Delyuzar, sebaiknya sebelum membangun infrastruktur di kawasan Gorontalo berkonsultasi dengan Dinas Pertambangan. Data geologi teknik ini untuk pengembangan perumahan maupun infrastruktur lainnya.

“Sudah saatnya Pemkot Gorontalo punya data geologi teknik untuk pengembangan perumahan, karena gorontalo berpotensi terjadi likuifaksi bila terjadi gempa di atas magnitude 6.5 SR (skala Richter),” ujarnya.

Menurut Delyuzar, rencana tata ruang wilayah (RTRW) harus mengikuti rekomendasi geologi teknik. Soalnya, penelitian geologi teknik ini dengan melakukan pemboran dangkal.

Delyuzar mengatakan, sudah ada laporan penelitian geologi teknik di Gorontalo yang disimpan di Dinas Pertambangan. Bila hilang laporannya, bisa diminta di pusat survei geologi, Badan Geologi di Bandung.

“Likuifaksi yang paling menghawatirkan, karena dengan tidak sadar, rumah kita dapat masuk ditelan bumi,” ujarnya.

Terutama bangunan yang dibangun pada zona paleo lake dan paleo channel (danau purba dan sungai purba). Misalnya, bangunan di pinggiran Danau Limboto. “Daerah itu rawan likuefaksi,” kata Delyuzar.

Dalam membangun Gorontalo, sebaiknya mengarah ke utara, timur laut dan timur. Batuannya lebih kompak dan bukan zona dataran banjir.

“Harus diperhatikan juga sistem drainase karena curah hujan cukup tinggi, kanal yang dibuat sebagian masih kurang mengatasi luapan air,” ujarnya.*

Tags: Geologigorontalolikuifaksi
Bagikan25Tweet8KirimKirim
Previous Post

Hasil Penyelidikan 2012, Sangat Tinggi Likuefaksi di Palu

Next Post

Pengurangan Risiko Bencana Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Postingan Terkait

49 Peserta Pendidikan Profesi Ners UNG Peroleh Sertifikat Kementerian Kesehatan

49 Peserta Pendidikan Profesi Ners UNG Peroleh Sertifikat Kementerian Kesehatan

17 Maret 2026
Seperti Apa Daging Tuna Sirip Biru Hasil Tangkapan Nelayan Bongo, Gorontalo

Seperti Apa Daging Tuna Sirip Biru Hasil Tangkapan Nelayan Bongo, Gorontalo

16 Maret 2026

Islam Memberi Perhatian Terhadap Kelestarian Alam

Quraish Shihab Menyoroti Kerusakan Lingkungan

Penyelam Gorontalo Menggelar Tumbilotohe Underwater

Tinggi Hilal Saat Matahari Terbenam 19 Maret 2026

Sidang Isbat 1 Syawal Pada 19 Maret 2026

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

Next Post
Pengurangan Risiko Bencana Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Pengurangan Risiko Bencana Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Komentar tentang post

TERBARU

49 Peserta Pendidikan Profesi Ners UNG Peroleh Sertifikat Kementerian Kesehatan

Seperti Apa Daging Tuna Sirip Biru Hasil Tangkapan Nelayan Bongo, Gorontalo

Islam Memberi Perhatian Terhadap Kelestarian Alam

Quraish Shihab Menyoroti Kerusakan Lingkungan

Penyelam Gorontalo Menggelar Tumbilotohe Underwater

Tinggi Hilal Saat Matahari Terbenam 19 Maret 2026

AmsiNews

REKOMENDASI

Ini Kondisi Cuaca Akhir Tahun

Virus baru Mengancam Populasi Paus Orca

Relawan Seperti Apa yang Dibutuhkan di Palu-Donggala-Sigi

Kapal Kargo Muat 6153 Kontainer Kandas di Selat Singapura

Tambang Emas di Peru Terbakar, 27 Orang Tewas

Lihat Keberhasilan Pengelolaan Sampah di Surabaya, UN Environment: Sampah Laut Kebanyakan dari Asia Tenggara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.