Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

Hiu paus di perairan Botubarani, Mei 2017. FOTO: VERRIANTO MADJOWA

Darilaut – Pengelolaan destinasi wisata hiu paus (whale shark) di perairan Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, akan tetap mengedepankan konservasi, serta memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, mengatakan, Pemerintah Provinsi Gorontalo tetap berkomitmen melalui berbagai upaya untuk penguatan pengelolaan kawasan, termasuk mendorong konsep konservasi dan penataan destinasi agar semakin berkualitas.

”Kami ingin Botubarani tidak hanya dikenal karena daya tarik hiu pausnya, tetapi juga menjadi contoh destinasi wisata yang dikelola secara profesional,” ujar Sultan, dengan mengedepankan konservasi, serta memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Baru-baru ini, Kepala Bidang Pariwisata Disparekrafpora Provinsi Gorontalo, Gema Putra Baculu, melakukan pertemuan bersama pengelola destinasi hiua paus, antara lain Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Pangkalan Perahu, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Botubarani melakukan pertemuan.

Dialog tersebut degan tujuan menjaga hiu paus Botubarani tetap lestari sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaannya. Pemerintah Provinsi hadir sebagai mitra masyarakat melalui pendampingan, edukasi, dan penguatan tata kelola destinasi.

Langkah tersebut sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara pelestarian hiu paus, peningkatan kualitas layanan wisata, dan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan ekonomi dari sektor pariwisata.

Pemerintah Provinsi Gorontalo akan terus memperkuat aspek konservasi di kawasan wisata Hiu Paus Botubarani.

Sebagai salah satu destinasi unggulan Gorontalo ”sekaligus bagian dari kawasan Geopark Gorontalo” pengelolaannya harus mampu menjaga keseimbangan antara aktivitas pariwisata, pelestarian satwa, dan kesejahteraan masyarakat, kata Sultan.

Sultan menjelaskan sejauh ini peran pemerintah provinsi diarahkan pada upaya edukasi, advokasi, serta memberikan masukan dalam penyusunan konsep pengelolaan destinasi yang berkelanjutan.

Hiu Paus Botubarani merupakan kawasan yang memiliki nilai konservasi tinggi dan menjadi bagian dari Geopark Gorontalo.

Karena itu, menurut Sultan, berbagai alternatif pengelolaan ”akan didiskusikan bersama dengan mengutamakan kelestarian hiu paus” tanpa mengurangi pendapatan masyarakat.

Exit mobile version