Rabu, Oktober 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pentingnya Pengelolaan Mineral Kritis untuk Mendukung Transisi Energi

redaksi
24 Agustus 2024
Kategori : Berita
0
Pentingnya Pengelolaan Mineral Kritis untuk Mendukung Transisi Energi

Mineral kritis dan mineral strategis. GAMBAR: BRIN

Darilaut –  Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyoroti peran strategis mineral kritis dalam mendukung transisi energi global dan pengembangan teknologi masa depan.

Peneliti Ahli Madya di Pusat Riset Sumber Daya Geologi BRIN, Ernowo, mengatakan, keberlanjutan pasokan mineral menjadi faktor kunci dalam mencapai net zero emission pada tahun 2050, sesuai dengan Paris Agreement.

Mineral kritis mencakup bahan-bahan seperti kobalt, litium, tembaga, grafit, dan neodimium, sangat diperlukan untuk berbagai teknologi energi terbarukan dan perangkat teknologi tinggi, termasuk turbin angin, panel surya, dan kendaraan listrik.

Namun, pasokan mineral ini berisiko terganggu akibat kelangkaan sumber daya, teknologi ekstraksi yang belum memadai, dan fluktuasi pasar.

“Transisi energi yang kita hadapi saat ini membutuhkan peningkatan signifikan dalam penggunaan mineral kritis,” kara Ernowo, dalam webinar Digdaya (Diskusi Geologi Sumber Daya) pada Selasa (20/8).

”Misalnya, permintaan mineral untuk green hydrogen diproyeksikan meningkat hingga 500 kali lipat, sementara kebutuhan untuk kendaraan listrik akan naik 60 kali lipat.”

Untuk mengatasi tantangan ini, Ernowo menjelaskan pentingnya strategi hilirisasi komoditas utama seperti nikel, timah, bauksit, dan besi.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BRINEnergi TerbarukanMineral Kritis
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Ini Wilayah Berpotensi Hujan Disertai Angin Kencang

Next Post

Topan Shanshan Mengarah ke Jepang

Postingan Terkait

Satelit Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Sebelum dan Setelah Banjir Dahsyat di Lembah Himalaya Nepal

Satelit Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Sebelum dan Setelah Banjir Dahsyat di Lembah Himalaya Nepal

14 Oktober 2026
Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

14 Oktober 2026

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

Bibit Siklon Tropis 96W Berada di Dekat Mikronesia

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

Sejumlah Mahasiswa UNG Juara Kompetisi Nasional

Next Post
Topan Shanshan Mengarah ke Jepang

Topan Shanshan Mengarah ke Jepang

TERBARU

Satelit Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Sebelum dan Setelah Banjir Dahsyat di Lembah Himalaya Nepal

UNG dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Jalin Kerja Sama

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Indonesia Memiliki Potensi Besar Bidang Sains dan Teknologi

Otolit, Alat Pendengar dan Penentuan Umur Ikan

BNPB Mendorong Percepatan Penanganan Abrasi Pantai Minahasa Selatan

La Nina, Monsun Asia dan Fenomena MJO Berpotensi Meningkatkan Curah Hujan di Indonesia

Dosen UNG Kembangkan Aplikasi Deteksi Penyakit Tanaman Jagung Berbasis Android

Terbakar di Samudra Atlantik Kerugian Kapal Felicity Ace Diperkirakan $400 Juta

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.