Rabu, Juni 10, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Perubahan Iklim Hasil Penggunaan Energi dan Lahan yang Tidak Berkelanjutan

redaksi
5 April 2022
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Perubahan Iklim Hasil Penggunaan Energi dan Lahan yang Tidak Berkelanjutan

Penggunaan lahan yang tidak berkelanjutan. FOTO: DARILAUT

Darilaut – Perubahan iklim adalah hasil penggunaan energi dan lahan yang tidak berkelanjutan, gaya hidup serta pola konsumsi dan produksi, lebih dari satu abad.

“Laporan ini menunjukkan bagaimana mengambil tindakan sekarang dapat menggerakkan kita menuju dunia yang lebih adil dan berkelanjutan,” kata Ketua Bersama Kelompok Kerja III Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC) Jim Skea, mengutip siaran pers IPCC (4/4).

Dalam skenario ini, IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change) menilai dengan membatasi pemanasan hingga sekitar 1,5°C (2,7°F) memerlukan emisi gas rumah kaca global mencapai puncaknya paling lambat sebelum tahun 2025, dan dikurangi sebesar 43% pada tahun 2030.

Pada saat yang sama, metana juga perlu dikurangi sekitar sepertiganya. Bahkan jika kita melakukan ini, hampir tidak dapat dihindari untuk sementara akan melebihi ambang batas suhu ini, tetapi dapat kembali ke bawahnya pada akhir abad ini.

“Sekarang atau tidak sama sekali, jika kita ingin membatasi pemanasan global hingga 1,5°C (2,7°F),” kata Skea.

“Tanpa pengurangan emisi segera dan mendalam di semua sektor, itu tidak mungkin.”

Suhu global akan stabil ketika emisi karbon dioksida mencapai nol. Untuk 1,5°C (2,7°F), ini berarti mencapai emisi bersih nol karbon dioksida secara global pada awal 2050-an; untuk 2°C (3.6°F), pada awal 2070-an.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Emisi gas rumah kacaIPCCMitigasi Perubahan IklimPerubahan Iklim
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Membatasi Pemanasan Global Butuh Transisi di Sektor Energi

Next Post

Laporan AR6 IPCC Mengutip 18 Ribu Referensi

Postingan Terkait

2.994 Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, Korban Tewas 45 Orang

2.994 Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, Korban Tewas 45 Orang

10 Juni 2026
Tahun Ini Potensi El Niño Kuat

Kondisi El Niño di Samudra Pasifik

10 Juni 2026

UNG Umumkan Hasil Seleksi Mandiri Prestasi 2026

UNG Seleksi 170 Kandidat Beasiswa ADik 2026

4 Juta Pelajar dan 156 Ribu Guru Terdampak Gempa Sarangani di Mindanao, 1.000 Ruang Kelas Rusak

95 Rumah dan 8 Gedung Mengalami Kerusakan di Sulawesi Utara Akibat Gempa Sarangani di Laut Sulawesi

Jurnalis Beritajatim.com Diduga Mengalami Intimidasi dan Penganiayaan

General Santos Paling Parah Terkena Dampak Gempa Sarangani di Mindanao

Next Post
Laporan AR6 IPCC Mengutip 18 Ribu Referensi

Laporan AR6 IPCC Mengutip 18 Ribu Referensi

Komentar tentang post

TERBARU

2.994 Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, Korban Tewas 45 Orang

Kondisi El Niño di Samudra Pasifik

UNG Umumkan Hasil Seleksi Mandiri Prestasi 2026

UNG Seleksi 170 Kandidat Beasiswa ADik 2026

4 Juta Pelajar dan 156 Ribu Guru Terdampak Gempa Sarangani di Mindanao, 1.000 Ruang Kelas Rusak

95 Rumah dan 8 Gedung Mengalami Kerusakan di Sulawesi Utara Akibat Gempa Sarangani di Laut Sulawesi

AmsiNews

REKOMENDASI

Badai Tropis Guchol Terbentuk di Laut Filipina

Tak Pasang AIS, Kapal yang Berlayar di Perairan Indonesia Dikenai Sanksi

Indonesia Pemasok Komoditas Tuna Terbesar di Dunia

Sofyan Jakfar: Netralitas ASN Kunci Pilkada Bersih dan Demokratis

Sisi Lain Penyelamatan Paus Bryde di Ujungmanik, Cilacap

KLHK dan Pusat Kemaritiman UNG Bersihkan Sampah di Pantai Leato Selatan, Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.