Kamis, Juni 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Perubahan Iklim Meningkat di Pasifik Barat Daya, Termasuk Indonesia

redaksi
18 Agustus 2023
Kategori : Berita, Iklim
0
Perubahan Iklim Meningkat di Pasifik Barat Daya, Termasuk Indonesia

Kategori maksimum gelombang panas laut dan durasi maksimum sepanjang tahun 2022. GAMBAR: MERCATOR OCEAN INTERNATIONAL/WMO

Laporan tersebut, bersama dengan peta interaktif. Peta ini salah satu dari rangkaian lima laporan regional dan laporan global dari WMO yang memberikan wawasan iklim terbaru untuk menginformasikan pengambilan keputusan.

Peristiwa La Nina yang berlangsung selama tiga tahun memiliki pengaruh yang jelas terhadap suhu pada tahun 2022.

Namun, meskipun pengaruhnya mendingin sementara, tahun itu masih menjadi yang terhangat bagi wilayah tersebut.

Suhu rata-rata pada tahun 2022 adalah 0,2 °C hingga 0,3 °C lebih tinggi daripada saat peristiwa La Nina kuat terakhir pada tahun 2011.

“El Nino, yang mengikuti kondisi La Nina selama tiga tahun, kemungkinan besar akan berlanjut selama sisa tahun ini. Ini akan berdampak besar pada kawasan Pasifik Barat Daya karena sering dikaitkan dengan suhu yang lebih tinggi, pola cuaca yang mengganggu, dan lebih banyak gelombang panas laut serta pemutihan karang,” kata Sekretaris Jenderal WMO Prof. Petteri Taalas.

Dibandingkan tahun 2021, jumlah kejadian bencana yang dilaporkan menurun. Namun, kerugian ekonomi meningkat.

Kerusakan ekonomi akibat banjir mencapai US$ 8,5 miliar, hampir tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, dengan sebagian besar kerusakan disebabkan oleh serangkaian kejadian banjir di Australia. Badai Tropis Megi dan Nalgae menyebabkan banjir besar di Filipina.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: Gelombang Panas LautKenaikan Permukaan LautLa NinaPBBPerubahan IklimSistem PanganSistem Peringatan DiniWorld Meteorological Organization
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Pemerintah Kota Gorontalo Mengumumkan Tiga Program Strategis

Next Post

Banjir Menyebabkan Kerugian Ekonomi Tertinggi di Australia dan Indonesia

Postingan Terkait

Gempa Dahsyat Beruntun M7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, 164 Orang Tewas

Gempa Dahsyat Beruntun M7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, 164 Orang Tewas

25 Juni 2026
Krisis Selat Hormuz, PBB: Pembersihan Ranjau Darat Saja Sulit Apalagi di Laut

Risiko Ranjau Laut di Selat Hormuz

25 Juni 2026

Testimoni Seorang Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz

IMO Rencana Evakuasi Lebih Dari 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz

UNG Rintis Program Kuliah 5 Tahun Dapat Gelar Sarjana dan Magister Sekaligus

Tiga Spesies Baru Kantong Semar di Sulawesi dan Papua Memperkaya Daftar Flora Indonesia

Indonesia Rumah Bagi 83 Kantong Semar, 6 Spesies Kategori Kritis

Gempa Sulawesi Tengah Membentuk Bendung Alami

Next Post
Banjir Menyebabkan Kerugian Ekonomi Tertinggi di Australia dan Indonesia

Banjir Menyebabkan Kerugian Ekonomi Tertinggi di Australia dan Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

Gempa Dahsyat Beruntun M7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, 164 Orang Tewas

Risiko Ranjau Laut di Selat Hormuz

Testimoni Seorang Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz

IMO Rencana Evakuasi Lebih Dari 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz

UNG Rintis Program Kuliah 5 Tahun Dapat Gelar Sarjana dan Magister Sekaligus

Tiga Spesies Baru Kantong Semar di Sulawesi dan Papua Memperkaya Daftar Flora Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Indonesia Selesaikan 6 Batas Dengan Negara Tetangga, Salah Satunya Segmen Laut Sulawesi

Narelle Meningkat Menjadi Siklon Tropis Kategori 3 di Laut Koral Australia

Aktivitas Anak Krakatau Menurun, Status Masih Siaga

UNG Akan Melaksanakan Program Profesi Guru Angkatan I Tahun 2025

Gorontalo Akan Mengalami Krisis Ikan Nike

Kebakaran Hebat Mengamuk di California, 10 Ribu Bangunan Hancur

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.