Isu penting yang dapat dibahas di dunia global termasuk di Kawasan Pasifik adalah climate change, kependudukan, teknologi dan juga pandemi Covid-19 yang sedang terjadi.
Prof Arif Satria mengatakan kawasan Pasifik sangat strategis. Ini menjadi kesempatan Indonesia untuk bisa terus berperan di Kawasan Pasifik.
Peran yang telah dilakukan Indonesia (dengan keterlibatan para saintis IPB University) adalah terkait pengelolaan manajemen sumberdaya di bidang perikanan dan kelautan agar bisa lebih berkelanjutan.
Salah satu contohnya adalah pengembangan perikanan dan kelautan yang bekerja sama dengan Solomon, Papua Nugini, Filipina.
Selain itu beberapa kesepakatan yang dilakukan Indonesia dan negara Kawasan Pasifik lainnya dimana saintis IPB University adalah The Western and Central Pacific Fisheries Convention (WCPFC), Commission for The Conservation of Southern Bluefin Tuna (CCSBT), Coral Triangle Initiative. Kerjasama ini terkait sustainability bioresources di bidang kelautan.
Selain itu, isu pulau-pulau kecil di daerah-daerah yang rentan, termasuk Indonesia, penting untuk terus berkonsolidasi untuk keberlangsungan keberadaan pulau tersebut.
Duta Besar RI untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya mengatakan pergerakan Indonesia di Kawasan Pasifik masih luput dari pemberitaan dan masih kurang dirasakan. Sehingga berpengaruh terhadap skala kepentingan luar negeri Indonesia.





Komentar tentang post