Rabu, September 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Riset Gempa dan Tsunami Pagai 2010

redaksi
11 Agustus 2021
Kategori : Berita
0
Riset Gempa dan Tsunami Pagai 2010

LIPI.GO.ID

Darilaut – Kepala Pusat Penelitian Laut Dalam – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Nugroho Dwi Hananto, mengatakan, gempabumi magnitudo 5,9 yang terjadi pada Selasa (3/8) sekitar 25 km arah barat Pulau Pagai Selatan tidak memiliki cukup energi untuk menggerakkan struktur perbukitan yang terletak pada palung di Samudera Hindia.

Gempa tersebut tidak memicu tsunami seperti kejadian saat gempa 2010.

Pada 25 Oktober 2010, menurut Nugroho, dekat dengan lokasi gempa Pagai tersebut, pernah terjadi gempa dengan magnitudo 7,8. Gempa tersebut memicu terjadinya tsunami setinggi lebih dari delapan meter di Pulau Pagai dan sekitarnya.

“Peristiwa tersebut menimbulkan korban sekitar 408 orang,” kata Nugroho seperti dikutip dari Lipi.go.id, Kamis (5/8).

Dalam publikasi ilmiah Hananto dkk yang terbit pada 2020, gempa yang menyebabkan tsunami pada tahun 2010 di Pagai dihasilkan oleh pergerakan vertikal secara tiba-tiba perbukitan di palung samudera akibat penjalaran energi gempa pada zona megathrust.

Punggungan tersebut berada pada palung di Samudera Hindia selah barat Kepulauan Mentawai akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia dibawah Lempeng Benua Eurasia.

Kesimpulan tersebut berdasarkan analisis data seismik refleksi yang dihasilkan dari survei MegaTera yang dilakukan pada Mei-Juni 2015.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: LIPItsunamiZona Megathrust
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Hasil Penelitian: BPBD Belum Banyak Berperan Saat Tsunami Selat Sunda 2018

Next Post

Angin Kencang, Tanah Longsor dan Banjir Melanda Sejumlah Daerah

Postingan Terkait

5 Jurnalis, Pemandu bersama Kapten Kapal dan ABK yang Hilang di Selat Sunda Masih Dalam Pencarian

Tim SAR Gabungan Masih Melakukan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

16 September 2026
Tim SAR Temukan Bangkai KMP Virgo Transport 8  Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 113 Orang Telah Dievakuasi

Kemenhub Terbitkan Notice to Mariners KMP Virgo Transport 8, 129 Orang Masih Dalam Pencarian

16 September 2026

Gen Z Impact Fest 2026 Sukses Digelar di UGM, Mendiktisaintek: Kemudahan Akses Informasi Harus Diimbangi Kemampuan Berpikir Kritis

Guncangan Maksimum Gempa Laut Flores M 7,7 Capai Skala VII MMI

Gempa Flores Memasuki Fase Peluruhan, Tercatat 15.722 Susulan

Hasil Survei Tsunami Gempa Laut Flores M 7,7 NTT Tertinggi Capai 2,68 Meter

Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Mengandung Partikel PM2,5

Yayasan Bumi Tangguh Salurkan Masker Bagi Masyarakat Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Next Post
Angin Kencang, Tanah Longsor dan Banjir Melanda Sejumlah Daerah

Angin Kencang, Tanah Longsor dan Banjir Melanda Sejumlah Daerah

Komentar tentang post

TERBARU

Tim SAR Gabungan Masih Melakukan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Kemenhub Terbitkan Notice to Mariners KMP Virgo Transport 8, 129 Orang Masih Dalam Pencarian

Menjadi Fasih Itu Bukan Soal Banyaknya Kata yang Dikuasai

Gen Z Impact Fest 2026 Sukses Digelar di UGM, Mendiktisaintek: Kemudahan Akses Informasi Harus Diimbangi Kemampuan Berpikir Kritis

Guncangan Maksimum Gempa Laut Flores M 7,7 Capai Skala VII MMI

Gempa Flores Memasuki Fase Peluruhan, Tercatat 15.722 Susulan

AmsiNews

REKOMENDASI

Kapal Pelaku Illegal Fishing Ditenggelamkan, Nilai Tukar Nelayan Naik 10 Persen

Badai Tropis Ma-on mendarat di Guangdong, Cina selatan

Gangguan Iklim Penyebab Kehancuran Akan Terjadi Jangka Panjang

Tersangkut Jaring Nelayan, Lumba-lumba Mati Terdampar di Bali

Kemenhub Ujicoba e-Pilotage untuk Keselamatan dan Keamanan Pelayaran

Singa Laut Panik, Inilah Suasana Ketika Paus Orca Berburu Mangsanya

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.