Rabu, November 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Roket Pendorong China Masuk Kembali ke Bumi

redaksi
2 Agustus 2022
Kategori : Berita
0
Roket Pendorong China Masuk Kembali ke Bumi

Render dari stasiun luar angkasa Tiangong China. FOTO: CMSA/UNIVERSETODAY.COM

China juga tidak membagikan informasi apa pun tentang mengapa pendorong itu akan jatuh kembali ke Bumi tanpa kendali, tetapi seperti yang dikatakan Administrator Associated NASA untuk Sains Thomas Zurbuchen, pasti ada sesuatu yang sangat salah.

Dengan meningkatnya peluncuran roket di seluruh dunia, sebuah studi baru-baru ini menyimpulkan ada kemungkinan 6-10% bahwa seseorang akan mati karena puing-puing yang jatuh dari luar angkasa selama sepuluh tahun ke depan.

Jatuh di Samudra Hindia dan Melewati Malaysia

Sebuah roket bekas peluncuran stasiun antariksa Tiongkok terpantau jatuh di Samudera Hindia.

Peristiwa tersebut terjadi pada 30 Juli 2022, pukul 23.45 WIB. Sebelumnya, Pusat Riset Antariksa – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memantau melalui situs pemantauan secara real time. Serpihannya melewati wilayah Sarawak, Malaysia.

“Sampah antariksa CZ5B, roket bekas peluncuran modul stasiun antariksa RRT diprakirakan jatuh malam ini, 30-31 Juli 2022,” kata Peneliti Senior BRIN, Thomas Djamaludin, Sabtu (30/7).

Data malam itu menunjukkan bahwa bobot sampah sekitar 20 ton dengan ukuran 30 meter. “Orbit saat ini, ketinggiannya makin mendekati 120 km, ketinggian kritis objek antariksa utk jatuh. Terpantau, Indonesia di wilayah Sumatera bagian selatan dan Kalimantan Barat terlintasi pada saat-saat akhir lintasan bekas roket,” tulis Thomas.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: AntariksaBRINNASARoketSampah Antariksa
Bagikan6Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kapal Sabuk Nusantara Layani Rute Tilamuta – Makassar

Next Post

Mewaspadai Kasus Cacar Monyet

Postingan Terkait

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

4 November 2026
Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

4 November 2026

Atlet Renang UNG Memboyong 5 Medali Emas Piala Gubernur Sulut 2026

Danau Koroneia di Yunani Utara Terus Menyusut

Sejarah World Tsunami Awareness Day, Edukasi Menyelamatkan Nyawa

Topan In-fa Terletak di Selatan Tokyo

Kearifan Lokal Smong Masuk Kurikulum Sekolah di Simeulue

Tsunami Bencana Paling Mematikan

Next Post
WHO Memperluas Pengawasan Penyakit Monkeypox

Mewaspadai Kasus Cacar Monyet

Komentar tentang post

TERBARU

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Atlet Renang UNG Memboyong 5 Medali Emas Piala Gubernur Sulut 2026

Danau Koroneia di Yunani Utara Terus Menyusut

Sejarah World Tsunami Awareness Day, Edukasi Menyelamatkan Nyawa

Topan In-fa Terletak di Selatan Tokyo

AmsiNews

REKOMENDASI

Sosialisasi Pilkada KPU Kabupaten Gorontalo Menyasar Berbagai Segmen Pemilih

Pemerintah Menetapkan Awal Ramadan 1444 H Kamis 23 Maret

Penggunaan Potasium Merajalela di Tanimbar, Maluku

Hari Kesadaran Tsunami Sedunia: Kisah Tentang Smong dari Pulau Simeulue Aceh

Posisi Hilal di Wilayah Indonesia di Bawah Ufuk

150 Ribu Orang Direlokasi Saat Topan Gaemi Mendekati Cina Timur

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.