Kamis, Juni 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Sabtu Dinihari Gerhana Bulan Penumbra, Selama 3 Jam 18 Menit

redaksi
5 Juni 2020
Kategori : Berita
0
Sabtu Dinihari Gerhana Bulan Penumbra, Selama 3 Jam 18 Menit

Bulan Purnama. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Jangan lewatkan peristiwa Gerhana Bulan Penumbra yang akan terjadi pada Sabtu (6/6) dinihari.

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), durasi dari fase Gerhana mulai (P1) hingga Gerhana berakhir (P4) akan berlangsung selama 3 jam 18 menit 17 detik.

Fase awal pengamatan Gerhana (P1) pukul 00.45.52 untuk Wilayah Indonesia Barat (WIB), pukul 01.45.52 Wilayah Indonesia Tengah (WITA) dan 02.45.52 Wilayah Indonesia Timur (WIT).

Fase gerhana puncak akan terjadi pukul 02.25.05 WIB, 03.25.05 WITA dan 04.25.05. Selanjutnya, Gergana akan berakhir pada pukul 04.04.09 WIB, 05.04.09 WITA dan 06.04.09 WIT.

Adapun seluruh proses gerhana dapat dilihat di Asia, sebagian besar Australia bagian Barat, sebagian besar Afrika bagian Timur, dan Samudera Hindia.

Proses gerhana pada saat Bulan terbit dapat diamati di Eropa, Afrika bagian Barat, Samudera Atlantik, dan sebagian kecil Amerika Selatan bagian Timur.

Proses Gerhana pada saat Bulan terbenam dapat diamati di Asia bagian Timur, Samudera Pasifik bagian Barat, dan Australia bagian Timur. Gerhana ini tidak akan dapat diamati di sebagian besar wilayah Amerika dan Samudera Pasifik bagian Timur.

Menurut BMKG, Gerhana Bulan Penumbra 6 Juni merupakan anggota ke 67 dari 71 anggota pada seri Saros 111. Gerhana bulan sebelumnya yang berasosiasi dengan gerhana ini adalah Gerhana Bulan Penumbra 26 Mei 2002.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: AstronomiBMKGGerhana BulanIndonesia
Bagikan39Tweet16KirimKirim
Previous Post

Balai TN Bunaken Lepas Penyu Hijau yang Masuk Perangkap Ikan

Next Post

Gempa Aceh, Satu Ruko dan Kantor Mukim Rusak Berat

Postingan Terkait

Bawa Hujan Lebat di Tokyo, Topan Jangmi Menjadi Siklon ekstratropis di Samudra Pasifik

Bawa Hujan Lebat di Tokyo, Topan Jangmi Menjadi Siklon ekstratropis di Samudra Pasifik

4 Juni 2026
Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

3 Juni 2026

Banjir dan Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kabupaten Gorontalo

Tiga Paus Sperma Terlihat di Teluk Manado

Dampak Khas Peristiwa El Niño

Topan Jangmi Mendarat di Wakayama, Jepang

Tahun Ini Potensi El Niño Kuat

Bersiaplah untuk Menghadapi El Niño

Next Post
Badan Penanggulangan Bencana Aceh Lakukan Pendataan Pascagempa M 4,8

Gempa Aceh, Satu Ruko dan Kantor Mukim Rusak Berat

Komentar tentang post

TERBARU

Bawa Hujan Lebat di Tokyo, Topan Jangmi Menjadi Siklon ekstratropis di Samudra Pasifik

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

Banjir dan Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kabupaten Gorontalo

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

Tiga Paus Sperma Terlihat di Teluk Manado

Dampak Khas Peristiwa El Niño

AmsiNews

REKOMENDASI

Presiden: Rehabilitasi Mangrove untuk Pemulihan Lingkungan dan Mitigasi Iklim

4.326 Telur Penyu Hijau Dikembalikan ke Alam

Topan Mawar Akan Menguat di Laut Filipina

Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia Gorontalo Dideklarasikan di Yogyakarta

World Oceans Day, Karang Dunia Sedang Mengalami Pemutihan Masal

Mikroplastik di Laut Jawa Diduga dari Laut Cina Selatan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.