Kamis, Juni 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Sejarah Menara Suar di Indonesia

redaksi
23 September 2019
Kategori : Berita
0
Sejarah Menara Suar di Indonesia

Menara Suar Gunung Wenang Manado. FOTO: MENPAN.GO.ID

CATATAN sejarah, Menara Suar pertama di Indonesia dibangun di masa Pemerintahan kolonial Hindia Belanda pada abad XIX. Menara suar saat itu, dibangun untuk keperluan bernavigasi kapal-kapal Belanda yang banyak keluar masuk Indonesia pada masa itu.

Salah satunya, Menara Suar di Pulau Breueh (Pulau Beras) di Utara Pulau Weh Aceh. Menara Suar ini merupakan landmark pertama bagi kapal yang memasuki Indonesia dari utara Selat Malaka.

Selanjutnya, berdiri sejumlah Menara Suar lain di sepanjang jalur pelayaran Hindia Belanda.

Seperti di Gunung Wenang Kota Manado. Menara suar ini kemudian direnovasi. Pancaran lampu yang hanya 1,5 mil laut, sekarang mencapai 15 mil laut. Tinggi menara suar Gunung Wenang yang tadinya 25 meter, sekarang 40 meter.

Keberadaan Menara suar di Indonesia sebagai negara Kepulauan terbesar di dunia tentunya sangat diperlukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan pelayaran juga kelancaran lalu lintas pelayaran.

Menara suar juga memberikan nilai-nilai sejarah yang harus dipertahankan, dijaga dan dirawat dengan baik agar menjadi daya tarik suatu wilayah. Terutama menara suar peninggalan zaman pemerintahan kolonial Hindia Belanda yang dibangun sekitar tahun 1880.

Menara suar ini menjadi titik awal berkembangnya satu wilayah atau daerah sebagai pusat perekonomian, sosial, budaya dengan masuk dan keluarnya kapal-kapal di pelabuhan.*

Tags: Ditjen Perhubungan LautMenara SuarSarana Bantu Navigasi Pelayaran
Bagikan13Tweet7KirimKirim
Previous Post

Hari Menara Suar, Ingatan untuk Masyarakat Maritim

Next Post

Juru Mudi KM Bone I Hilang Antara Pulau Bidadari dan Pulau Ayer

Postingan Terkait

Dasar Laut yang Terangkat Akibat Gempa Sarangani M7,8 di Mindanao Akan Dijadikan Monumen Geologi

Dasar Laut yang Terangkat Akibat Gempa Sarangani M7,8 di Mindanao Akan Dijadikan Monumen Geologi

18 Juni 2026
Bibit Siklon Tropis 93W Terletak di Utara Yap

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Dekat Guam

18 Juni 2026

Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

Hampir 74 Ribu Unit Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, 68 Orang Tewas

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Sistem Peringatan Dini Banjir Hingga Smart Environment for Healthy Skin Karya Inovatif Mahasiswa Teknik Elektro UNG

Bambu Solusi untuk Deforestasi, Telah Diperkenalkan untuk Kurikulum Sekolah

Laut yang Hangat Memicu El Niño

Next Post
Juru Mudi KM Bone I Hilang Antara Pulau Bidadari dan Pulau Ayer

Juru Mudi KM Bone I Hilang Antara Pulau Bidadari dan Pulau Ayer

Komentar tentang post

TERBARU

Dasar Laut yang Terangkat Akibat Gempa Sarangani M7,8 di Mindanao Akan Dijadikan Monumen Geologi

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Dekat Guam

Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

Hampir 74 Ribu Unit Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, 68 Orang Tewas

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Sistem Peringatan Dini Banjir Hingga Smart Environment for Healthy Skin Karya Inovatif Mahasiswa Teknik Elektro UNG

AmsiNews

REKOMENDASI

Biaya Kerusakan Akibat Polusi Plastik Akan Meningkat

3 Bibit Siklon Tropis Berkembang di Samudra Hindia, Dekat Indonesia

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Kondisi Lamun Indonesia Beragam, Ini Metode Perhitungan Faktor Emisi Akibat Degradasi

Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Palestina, Sudan, Yaman dan Vietnam

Paus Pembunuh yang Melintas di Perairan Olele Lima Ekor

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.