Sabtu, September 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Semua Bentuk Pencemaran Pelanggaran Terhadap Hak Asasi Manusia

redaksi
2 Maret 2022
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Semua Bentuk Pencemaran Pelanggaran Terhadap Hak Asasi Manusia

Emisi gas rumah kaca. FOTO: Maxim Tolchinskiy/Unsplash/UNEP.ORG

Darilaut – Direktur Eksekutif Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) Inger Andersen, mengatakan, semua bentuk pencemaran merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia atas lingkungan yang sehat.

Hal ini disampaikan Andersen saat berpidato sesi kelima Majelis Lingkungan PBB (UNEA-5.2), di Nairobi, Kenya, (1/3).

Menurut Andersen polusi terkait erat dengan perubahan iklim, seperti metana, ozon di permukaan tanah, dan gas buang kendaraan. Semuanya berkontribusi terhadap kedua krisis tersebut.

“Polusi terkait erat dengan hilangnya keanekaragaman hayati, sebagai salah satu dari lima pendorong utama perubahan alam selama 50 tahun terakhir,” ujarnya.

Polusi adalah ancaman besar bagi agenda One Health – mulai dari polusi udara yang mematikan hingga keracunan timbal dan merkuri, dari resistensi antimikroba hingga polutan organik yang persisten.

“Polusi adalah penyakit di udara kita, tanah kita dan air kita. Dan itu adalah penyakit yang kita, umat manusia, telah ciptakan karena salah urus sumber daya alam, bahan kimia dan limbah,” kata Andersen.

“Kami memiliki banyak pekerjaan di depan kami untuk memenuhi ambisi nol-polusi. Komunitas internasional dimobilisasi untuk mengambil tindakan ambisius.”

Tahun lalu, menurut Andersen, setelah kampanye panjang yang dipimpin oleh UNEP, dunia akhirnya menghilangkan timbal dalam bensin, sebuah langkah yang akan menyelamatkan banyak nyawa.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: MetanaPerubahan IklimPolusi Plastiksampah plastikUNEAUNEP
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Kapal Kargo Felicity Ace Bawa 4.000 Mobil Mewah Tenggelam di Samudra Atlantik

Next Post

Akhir Februari, Tiga Perampokan Kapal Terjadi di Selat Singapura

Postingan Terkait

BRIN Kaji Pergerakan Hanyut 8 Orang Termasuk 5 Jurnalis di Selat Sunda

BRIN Kaji Pergerakan Hanyut 8 Orang Termasuk 5 Jurnalis di Selat Sunda

19 September 2026
Gempa Bumi Darat Kedalaman 5 km Guncang Toli-Toli Sulawesi Tengah

Gempa Bumi Darat Kedalaman 5 km Guncang Toli-Toli Sulawesi Tengah

19 September 2026

Prosesi Wisuda ke-63 UNG Kukuhkan 700 Lulusan Terbaik

KKP Tetapkan Kawasan Konservasi di Maluku Tengah Seluas 683.826,89 Hektare

Topan Dujuan Akan Mendekati Tokyo

Tren Negatif Cadangan Air Daratan Terus Berlanjut

Banjir dan Kekeringan Pecahkan Rekor Lima Tahun Terakhir

Peneliti UNG Dorong Perbaikan Regulasi Dampak Tambang di Pesisir Provinsi Gorontalo dan Transparansi Dokumen Lingkungan

Next Post
Akhir Februari, Tiga Perampokan Kapal Terjadi di Selat Singapura

Akhir Februari, Tiga Perampokan Kapal Terjadi di Selat Singapura

Komentar tentang post

TERBARU

BRIN Kaji Pergerakan Hanyut 8 Orang Termasuk 5 Jurnalis di Selat Sunda

Gempa Bumi Darat Kedalaman 5 km Guncang Toli-Toli Sulawesi Tengah

Prosesi Wisuda ke-63 UNG Kukuhkan 700 Lulusan Terbaik

KKP Tetapkan Kawasan Konservasi di Maluku Tengah Seluas 683.826,89 Hektare

Topan Dujuan Akan Mendekati Tokyo

Tren Negatif Cadangan Air Daratan Terus Berlanjut

AmsiNews

REKOMENDASI

Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani 97.702 Unit, 81 Orang Tewas

Badan Riset Ingin Tingkatkan Penguasaan Teknologi Budidaya Perikanan Laut

Pengalaman Norwegia, Penanganan Polusi Plastik Menjangkau Wilayah Terkecil

Konservasi Penyu Lekang di Pantai Marekisi Jayapura

Menkeu Purbaya Minta Media Terus Kritis

Rapat Kerja AMSI Gorontalo Direncanakan di Kapal Tol Laut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.