Rabu, Juli 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Seorang Pemuda Terseret Ombak di Pantai Karang Sukabumi

redaksi
14 Juni 2020
Kategori : Berita
0
Seorang Pemuda Terseret Ombak di Pantai Karang Sukabumi

FOTO: BASARNAS JAKARTA

Darilaut – Seorang pemuda Ebi Nugraha (24) asal Sukaraja terseret ombak di pantai Karang Hawu Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (13/6). Tim SAR gabungan langsung ke lokasi untuk melakukan pencarian, namun terkendala gelombang tinggi.

Upaya pencarian terhadap Ebi yang tenggelam di perairan pantai Karang Hawu masih belum membuahkan hasil. Gelombang tinggi sekitar 1,5 hingga 2,5 Meter menghalau pencarian tim SAR gabungan di perairan pantai selatan di hari pertama.

“Tim SAR gabungan telah secara optimal melakukan pencarian terhadap korban pada hari ini, namun pencarian belum juga membuahkan hasil hingga sore ini,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SMC (SAR Mission Coordinator) Hendra Sudirman, Sabtu (13/6).

Hendra mengatakan, sekitar pukul 18.00 WIB tadi pencarian dengan penyisiran dihentikan sementara. Untuk pencarian lanjutan, akan dilakukan pengamatan secara visual di sekitar lokasi kejadian dengan memanfaatkan informasi warga yang tinggal di sekitar pantai. Apabila melihat tanda-tanda korban agar segera melaporkan kepada tim SAR gabungan.

Tim SAR gabungan mulai melakukan pencarian terhadap korban Sabtu siang. Pencarian dibagi dalam 3 SRU (Search and Rescue Unit).

SRU pertama melakukan penyisiran menggunakan rubber boat dari Lokasi kejadian hingga radius 1 KM.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BasarnasGelombang TinggiJakartaTerseret Ombak
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Temuan Baru, Katak Mini Dari Selatan Pulau Sumatera

Next Post

3 ABK WNI Dibebaskan Perompak, Diculik Saat Tangkap Ikan di Perairan Gabon

Postingan Terkait

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

14 Juli 2026
Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

14 Juli 2026

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Lebih Dari 3 Juta Orang Dievakuasi Akibat Topan Bavi di Cina

Badai Tropis Bavi Bergerak ke Timur Laut Mendekati Qingdao, Kota di Pesisir Laut Kuning

6.000 Pelaut Masih Terdampar di Teluk Persia Saat Perang AS dan Iran Kembali Berkecamuk

Next Post
3 ABK WNI Dibebaskan Perompak, Diculik Saat Tangkap Ikan di Perairan Gabon

3 ABK WNI Dibebaskan Perompak, Diculik Saat Tangkap Ikan di Perairan Gabon

Komentar tentang post

TERBARU

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Lebih Dari 3 Juta Orang Dievakuasi Akibat Topan Bavi di Cina

AmsiNews

REKOMENDASI

Malakas Jadi Topan yang Sangat Kuat di Laut Filipina

Gelombang Ekstrem Akibat Siklon Tropis Menjalar ke Benua Maritim Indonesia

Lebih Dari 41 Juta Orang Terkena Dampak Topan Yagi, 428 Orang Tewas

Mahasiswa UNG Masuk Nominasi 10 Karya Terbaik Arsitektur Apaadanya

Our Ocean Conference Kolaborasi KKP dan Kementerian Luar Negeri

Gempa-Tsunami-Likuefaksi, Kisah Kepahlawanan Lima Jurnalis Palu

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.