Senin, Juli 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

September Ini Korban Tewas Karena Siklon Tropis di Filipina 31 Orang

redaksi
17 September 2024
Kategori : Berita
0
Topan Yagi Menewaskan 12 Orang di Filipina

Hingga Rabu (4/9) korban tewas akibat dampak Badai Tropis Enteng dan monsun barat daya sebanyak 12 orang. FOTO: Philippine Coast Guard Via PNA

Darilaut – Selama tiga pekan terakhir di bulan September 2024, sedikitnya 31 orang tewas karena siklon tropis di Filipina.

Badai tropis  (tropical Storm) Yagi yang  mendarat di Casiguran, Aurora dan Maddela, Quirino, Pulau Luzon Filipina,  menewaskan 21 orang.

Badai tropis Yagi dengan nama lokal Filipina “Enteng” menguat menjadi topan (typhoon) dan topan super (super typhoon) di Laut Cina Selatan, kemudian mendarat di Provinsi Hainan, Cina, dan Vietnam, serta berdampak langsung di Thailand, Laos dan Myanmar.

Melansir Kantor Berita Filipina, PNA, dua belas kematian tercatat di Calabarzon, empat di Bicol, dua di Visayas Tengah, dua di Visayas Timur dan satu di Visayas Barat.

Sekitar 26 orang hilang juga telah dilaporkan. Sementara itu, dua dari 22 orang yang dilaporkan terluka.

Gangguan cuaca tersebut telah mempengaruhi 754.007 keluarga atau 2.834.721 orang yang tinggal di 2.574 desa di 10 wilayah.

Selanjutnya, efek gabungan topan Bebinca dengan nama lokal Filipina “ferdie” dan depresi tropis “Gener” mengakibatkan 10 orang tewas

Jumlah kematian yang dilaporkan karena efek gabungan Ferdie dan Gener serta monsun barat daya bertambah yang menjadi 10 orang, kata Dewan Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana Nasional (NDRRMC).

PNA melaporkan pada Selasa (17/9) empat kematian di Daerah Otonomi Bangsamoro di Muslim Mindanao (BARMM), empat di Visayas Barat dan dua di Semenanjung Zamboanga.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: FilipinaSiklon TropisTopan BebincaTopan Yagi
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

10 Tewas Karena Topan Bebinca dan Gener di Filipina

Next Post

Apa saja ciri ciri bermain gambling? Dan resiko kehilangan uang

Postingan Terkait

Rekaman 10 Tahun Hiu Paus di Perairan Gorontalo

Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

20 Juli 2026
Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

20 Juli 2026

Eropa Paling Cepat Memanas, 10 Ribu Tewas Musim Ini

Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih Meluas

Mengingat Nelson Mandela, Pembela Perdamaian dan Pejuang Pemberantasan Kemiskinan

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

Musim Kemarau, BPBD Gorontalo Pantau Wilayah Berpotensi Kekeringan

20 Tahun Tsunami Pangandaran

Next Post
Apa saja ciri ciri bermain gambling? Dan resiko kehilangan uang

Apa saja ciri ciri bermain gambling? Dan resiko kehilangan uang

TERBARU

Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

Eropa Paling Cepat Memanas, 10 Ribu Tewas Musim Ini

Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih Meluas

Mengingat Nelson Mandela, Pembela Perdamaian dan Pejuang Pemberantasan Kemiskinan

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

Rektor UNG Perketat Pengawasan Aktivitas Mahasiswa di Lapangan

Dugong di Pulau Mantehage, Dilepas ke Laut

Banjir Melanda Tanah Bumbu

Pencarian Keluarga Orca di Wellington Melalui Laut dan Udara

Satu Nelayan Hilang di Perairan Indramayu

Perhiasan dari Karapas Penyu

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.