Sabtu, Juni 27, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Setelah India Gelombang Panas Menyelimuti Eropa, Amerika Serikat, China dan Jepang

redaksi
1 Agustus 2022
Kategori : Berita
0
Gelombang Panas Melanda India

Data GEOS-5 hasil Modeling dan Asimilasi Global di GSFC NASA. GAMBAR: NASA Earth Observatory/JOSHUA STEVENS

Darilaut – Setelah India dan Pakistan, dari Eropa, Amerika Serikat , China hingga Jepang, suhu ekstrem telah melonjak selama berminggu-minggu.

Hal ini menyebabkan tewasnya ratusan orang, memicu kebakaran hutan di Spanyol, Portugal, Prancis, Italia, dan Yunani, serta menggusur ribuan penduduk. Banyak warga yang mencari perlindungan di pusat pendingin umum.

Mengutip Unep.org saat gelombang panas menyelimuti Eropa, kota-kota beralih ke alam untuk mencari solusi.

Rekor panas terus merosot di seluruh dunia karena gelombang panas yang terjadi secara bersamaan memanggang banyak negara.

Hampir 90 kota telah mengeluarkan peringatan panas, termasuk beberapa kota di Jepang yang memecahkan rekor panas sejak tahun 1875, menurut Badan Meteorologi Jepang.

Sementara itu, di Amerika Serikat, lebih dari 100 juta orang berada di bawah peringatan panas saat kebakaran hutan mengamuk di California, membuat Presiden Joe Biden mempertimbangkan untuk mengumumkan darurat iklim.

Episentrum gelombang panas global saat ini adalah Eropa, di mana jutaan orang terus menderita, menyebabkan kekacauan komuter di Prancis, Italia, dan Inggris karena penundaan kereta.

Temperatur yang tinggi sangat terasa di daerah perkotaan. Kota-kota 5°C hingga 9°C lebih hangat daripada daerah pedesaan karena bangunan beton dan trotoar menyerap dan memancarkan sinar matahari. Konsentrasi orang, mobil, dan mesin juga berperan meningkatkan suhu.

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: Amerika SerikatChinaEropaGelombang PanasIPCCJepangUNEP
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Dua Depresi Tropis Bertemu di Laut Kuning, Hurricane di Barat Meksiko

Next Post

Kapal Sabuk Nusantara Layani Rute Tilamuta – Makassar

Postingan Terkait

Badai Tropis Mekkhala Terbentuk di Laut Filipina

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

27 Juni 2026
Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

27 Juni 2026

Kemarau Meluas, Hujan Masih Signifikan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

Korban Tewas Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela Bertambah Menjadi 235 Orang

Malam Tropis di Eropa

Rekor Pecah, Gelombang Panas Menghantam Eropa

Rektor UNG Lantik Pengurus Ormawa 2026

Next Post
KM Sabuk Nusantara 73 Layani Logistik di Maluku dan NTT

Kapal Sabuk Nusantara Layani Rute Tilamuta – Makassar

Komentar tentang post

TERBARU

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

Kemarau Meluas, Hujan Masih Signifikan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

Korban Tewas Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela Bertambah Menjadi 235 Orang

Malam Tropis di Eropa

AmsiNews

REKOMENDASI

Kapal Pengawas Vietnam Kembali Lakukan Intervensi

Guru di Gorontalo Tingkatkan Kewaspadaan di Sekolah

Krisis Air Jadi Ancaman Serius dan Nyata

Dampak Siklon Tropis Seroja di NTT, 72 Orang Hilang

Rehabilitasi 6.000 Fragmen Karang di Pulau Samalona

Kreasi Olahan Ikan Cakalang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.