Darilaut – Siklon Tropis (tropical cyclone) yang berada di Laut Filipina sedang bergerak ke Utara Pulau Luzon, Kamis (17/7).
Sistem ini diperkirakan akan menguat menjadi badai tropis (tropical storm) Kamis hari ini.
Siklon tropis dengan nama lokal Filipina “Crising” ini sedikit menguat saat bergerak ke barat laut di timur wilayah Bicol.
PAGASA (Philippine Atmospheric, Geophysical and Astronomical Services Administration – Layanan Administrasi Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina) mengatakan secara umum Crising akan bergerak ke arah barat laut selama 48 jam ke depan.
Badai ini mungkin akan melewati atau mendarat di daratan utama Kepulauan Cagayan atau Babuyan mulai Jumat (18/7) malam hingga Sabtu (19/7) dini hari.
Setelah itu, kata PAGASA, badai akan bergerak ke barat laut dan mungkin keluar dari Wilayah Tanggung Jawab Filipina pada Sabtu sore atau malam.
PAGASA memperkirakan Crising akan mencapai kategori Badai Tropis Sabtu pagi. Badai ini diperkirakan akan terus menguat di Laut Filipina dan mungkin mencapai kategori Badai Tropis Parah pada Jumat sore atau malam, sebelum mendekati Luzon Utara.
Intensifikasi lebih lanjut hingga kategori Topan sebelum pendekatan juga tidak dikesampingkan, kata PAGASA.
Menurut Observatorium Hong Kong (HKO), pada Sabtu pukul 02.00 dini hari, depresi tropis di timur Filipina berpusat sekitar 800 kilometer di timur Manila.
Depresi tropis ini diperkirakan bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan sekitar 22 kilometer per jam, mengarah ke Luzon utara dan menguat secara bertahap.
Selanjutnya, siklon tropis ini akan memasuki bagian utara Laut Cina Selatan dan menguat secara bertahap dengan peluang lebih tinggi untuk bergerak menuju sekitar pesisir Guangdong barat.
Pergerakan dan intensitasnya masih belum pasti, kata HKO. Siklon tropis ini diperkirakan akan membawa hujan deras dan badai petir ke pesisir Guangdong dan bagian utara Laut Cina Selatan selama akhir pekan hingga awal pekan depan.
Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC) mengatakan bibit siklon tropis 96W di Laut Filipina memiliki peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.
Kecepatan angin permukaan berkelanjutan maksimum berkisar antara 45–50 km per jam (23–28 knot).
Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) depresi tropis 96W terpantau di Samudra Pasifik di utara Papua Barat, dengan kecepatan angin maksimum 30 knot.
Tekanan udara minimum 1004 hPa (hektopaskal) dan bergerak ke arah barat laut, kata BMKG.
Sistem ini membentuk daerah konvergensi, dan daerah pertemuan angin (konfluensi) memanjang di Samudra Pasifik Timur Filipina hingga Laut Filipina.
