Darilaut – Siklon Tropis Gezani yang mendarat dan melintas di Madagaskar tengah pada Selasa (10/2) dan Rabu (11/2) menewaskan 40 orang dan menghancurkan 18.797 rumah.
Saat ini Gezani yang telah menguat menjadi siklon tropis yang intens (intense tropical cyclone) sudah berada di dekat pantai Mozambik dengan jarak 65 km. Sistem ini berada 121 km tenggara Vilanculos atau 150 km timur laut Inhambane.
Menurut Pusat Peringatan Topan Gabungan (Joint Typhoon Warning Center/JTWC) Gezani telah bergerak ke arah barat daya dengan kecepatan 19 km per jam (10 knot) selama 6 jam terakhir. Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 8,5 meter (28 kaki).
Gezani diperkirakan akan bergerak ke arah barat daya selama 24 jam ke depan.
Mengenai intensitas, Gezani diperkirakan akan terus menguat selama 24 jam ke depan hingga mencapai puncak sekitar 195 km per jam (105 knot) karena berkurangnya geser angin dan meningkatnya kandungan panas laut, kata JTWC.
40 Kematian di Madagaskar
Hingga tanggal 13 Februari, menurut Badan Nasional Penanggulangan Risiko dan Bencana atau National Office for Risk and Disaster Management (BNGRC) perjalanan siklon tropis Gezani di atas Madagaskar tengah pada tanggal 10-11 Februari menyebabkan 40 kematian, enam orang hilang, 427 orang terluka, 16.318 orang mengungsi (sebagian besar berada di 48 tempat penampungan).
Total 269.407 orang terdampak, 18.797 rumah hancur dan 51.760 rumah rusak.
Pada tanggal 12 Februari, Madagaskar meminta bantuan melalui berupa keahlian dan dukungan teknis, bantuan barang (termasuk tempat tinggal dan perlengkapan medis), modul, serta dukungan transportasi dan logistik.
Curah hujan lebat dan sangat lebat diperkirakan masih akan terjadi di beberapa lokasi di sebagian besar wilayah Madagaskar (kecuali wilayah timur). Curah hujan lebat juga diperkirakan terjadi di Mozambik selatan.
