Selasa, Oktober 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Siklon Tropis Penyebab Utama Kematian di Bumi

redaksi
23 Mei 2023
Kategori : Berita
0
Badai Siklon Terbentuk di Teluk Benggala

Ilustrasi siklon tropis. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut –Peristiwa cuaca ekstrem khususnya siklon tropis yang paling banyak menimbulkan kerugian dan kematian selama 50 tahun terakhir di planet Bumi.

Seperti siklon tropis (topan) Nargis pada tahun 2008 yang menyebabkan 138.366 kematian di Myanmar dan Bangladesh.

Di Pasifik Barat Daya sikkon tropis mengakibatkan 66.951 kematian dan kerugian ekonomi sebesar US $ 185,8 miliar.

Siklon Tropis Idai pada Maret 2019 adalah peristiwa paling mahal yang terjadi di Afrika dengan uerguan sebesar US$2,1 miliar.

Di Amerika Serikat mengeluarkan US$1,7 triliun, terhitung 39% dari kerugian di seluruh dunia dalam 51 tahun. Sebagian besar kerugian ekonomi yang dilaporkan dikaitkan dengan bencana terkait badai, dan lebih khusus lagi, akibat siklon tropis.

Organisasi Meteorologi Dunia (WMO, World Meteorological Organization) melaporkan biaya ekonomi terkait bencana cuaca melonjak tetapi peringatan dini menyelamatkan nyawa.

Menurut WMO cuaca ekstrem, iklim, dan peristiwa terkait air menyebabkan 11.778 bencana yang dilaporkan antara tahun 1970 dan 2021, dengan lebih dari 2 juta kematian dan kerugian ekonomi sebesar US$4,3 triliun.

Kerugian ekonomi melonjak. Namun peningkatan peringatan dini dan manajemen bencana yang terkoordinasi telah mengurangi jumlah korban manusia selama setengah abad terakhir.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Cuaca EkstremOrganisasi Meteorologi DuniaPerubahan IklimProf Petteri TaalasSiklon TropisWorld Meteorological Organization
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Cuaca Ekstrem Paling Banyak Terjadi di Asia

Next Post

Kongres Meteorologi Dunia Memprioritaskan Inisiatif Peringatan Dini untuk Semua

Postingan Terkait

Badai Tropis Koguma Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

Badai Tropis Koguma Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

5 Oktober 2026
Typhoon Nolo Continues Moving Toward Eastern Japan

Typhoon Nolo Continues Moving Toward Eastern Japan

5 Oktober 2026

Topan Nolo Terus Bergerak Menuju Timur Jepang

Limbah Makanan Turut Memperparah Pemanasan Global

Limbah Makanan Penyumbang 10 Persen Total Emisi Gas Rumah Kaca

Choi-wan Rapidly Intensifies into a Super Typhoon Southeast of the Ogasawara Islands

Topan Super Choi-wan di Tenggara Kepulauan Ogasawara, Jepang

Bibit Siklon Tropis 94W Berada di Dekat Kepulauan Marshall

Next Post
Kongres Meteorologi Dunia Memprioritaskan Inisiatif Peringatan Dini untuk Semua

Kongres Meteorologi Dunia Memprioritaskan Inisiatif Peringatan Dini untuk Semua

Komentar tentang post

TERBARU

Badai Tropis Koguma Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

Typhoon Nolo Continues Moving Toward Eastern Japan

Topan Nolo Terus Bergerak Menuju Timur Jepang

Limbah Makanan Turut Memperparah Pemanasan Global

Limbah Makanan Penyumbang 10 Persen Total Emisi Gas Rumah Kaca

Choi-wan Rapidly Intensifies into a Super Typhoon Southeast of the Ogasawara Islands

AmsiNews

REKOMENDASI

Akun BMKG Hapus Gelombang Pasang di Anyer

Negosiasi Polusi Plastik Ditunda

Bergerak di Laut Cina Timur Topan Bebinca Diperkirakan Mendarat di Dekat Shanghai

13 Juta Orang Terkena Dampak 6 Topan Berturut-turut di Filipina

Kritik terhadap Pembongkaran Cagar Budaya di Gorontalo

Temuan Spesies Baru Krustasea di Garis Wallace Lombok

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.