Suhu Permukaan Laut dan Prediksi Curah Hujan Global Oktober Hingga Desember 2026

Prakiraan probabilistik suhu udara permukaan untuk periode Oktober–Desember 2026. GAMBAR: WMO

Darilaut – Bumi mengalami bulan Agustus terpanas yang pernah tercatat, menurut laporan bulanan dari Copernicus Climate Service milik Uni Eropa, National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) AS, dan NASA.

Suhu permukaan laut global mencapai rekor tertinggi yang pernah diamati pada bulan Agustus.

Pembaruan Iklim Musiman Global (Global Seasonal Climate Update) memprediksi kemungkinan sangat besar terjadinya suhu di atas rata-rata (periode 1993-2009) di wilayah yang luas selama periode Oktober-Desember.

Siaran pers Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) menyebutkan hal ini tidak berarti setiap lokasi akan lebih hangat dari rata-rata setiap harinya. Namun menunjukkan sinyal musiman yang kuat yang meningkatkan kemungkinan terjadinya suhu ekstrem dan dampak terkait panas.

Laporan bulanan Pembaruan Iklim Musiman Global WMO juga memprediksi perubahan besar dan konsisten pada pola curah hujan, yang selaras dengan peristiwa El Niño yang kuat.

Sinyal-sinyal ini menggambarkan di mana kondisi musiman yang lebih basah atau lebih kering dari normal kemungkinan besar terjadi. Informasi ini bukan pengganti prakiraan cuaca tingkat nasional maupun lokal.

Sinyal kondisi basah yang dominan adalah curah hujan di atas normal di wilayah Pasifik khatulistiwa bagian tengah dan timur, di sebelah timur Garis Tanggal Internasional (Date Line).

Kondisi yang lebih basah dari normal juga kemungkinan besar terjadi di wilayah Greater Horn of Africa (Tanduk Afrika); sebagian Asia Tengah dan wilayah pesisir Asia Timur; bagian utara Semenanjung Arab; sebagian Amerika Utara di sebelah selatan garis lintang 45°LU; serta wilayah tenggara Amerika Selatan.

Sebaliknya, sinyal kondisi kering yang luas diprediksi terjadi di wilayah Pasifik bagian barat dan Samudra Atlantik khatulistiwa, membentang melintasi Pasifik Selatan hingga ke ujung selatan Amerika Selatan.

Kondisi yang lebih kering dari normal diprediksi terjadi di anak benua India; wilayah selatan Amerika Tengah dan sebagian Karibia; serta wilayah barat laut Amerika Selatan.

Gambar tulisan ini menunjukkan prakiraan probabilistik suhu udara permukaan untuk periode Oktober–Desember 2026. Kategori tersil (tercile) dengan probabilitas prakiraan tertinggi ditunjukkan oleh area berarsir.

Kategori yang paling mungkin terjadi untuk kondisi di bawah normal, di atas normal, dan mendekati normal masing-masing digambarkan dengan arsir berwarna biru, merah, dan abu-abu untuk suhu, serta oranye, hijau, dan abu-abu untuk curah hujan.

Area berwarna putih menunjukkan peluang yang sama bagi semua kategori dalam kedua kasus tersebut. Periode dasar yang digunakan adalah 1993–2009. Peta ini disediakan oleh WMO Lead Centre for Seasonal Prediction Multi-Model Ensemble.

Batas wilayah dan nama yang ditampilkan serta penamaan yang digunakan tidak menyiratkan pengesahan atau penerimaan resmi oleh WMO ataupun Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Exit mobile version