Rabu, Oktober 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tak Tahu Keberadaan Suami di Kapal Ikan China, Istri Bersurat ke Presiden

redaksi
3 Agustus 2020
Kategori : Berita
0
Tak Tahu Keberadaan Suami di Kapal Ikan China, Istri Bersurat ke Presiden

Surat terbuka untuk Pak Jokowi. FOTO: DOK. FISHER CENTER

Darilaut – Ingrid Frederica, seorang istri anak buah kapal (ABK) Indonesia yang bekerja di kapal perikanan China membuat surat terbuka kepada Presiden Jokowi.

Dalam surat tersebut, Ingrid menyampaikan suaminya Samfand Fauzi, yang bekerja sebagai awak kapal perikanan di Kapal China Fu Yuan Yu tak diketahui lagi keberadaannya.

Ingrid menulis surat tersebut tertanggal 30 Juli 2020. Tulisan tangan ini kemudian diperoleh Fisher Center.

Ingrid menyampaikan setelah suaminya 1 tahun bekerja di kapal ikan tersebut, ingin pulang. Di kapal itu, Fauzi mengeluh mulai dari makanan yang tidak layak, obat-obatan yang tidak memadai, jam kerja yang panjang. Sangat minim waktu untuk istirahat.

Namun Fauzi tidak diijinkan untuk pulang. Kontrak kerja di kapal tersebut hingga April 2020.

“Seharusnya April ini suami saya sudah pulang Pak. Namun hingga surat ini saya tulis, saya tidak mengetahui keberadaan dan keadaan yang pasti tentang suami saya,” tulis Inggrid.

Informasi yang diterima Ingrid, suami dan rekan-rekannya telah dipindahkan ke kapal Han Rong pada Juni 2020.

Seorang ABK ada yang masuk rumah sakit di Sri Lanka, kemudian menyampaikan ada rekan-rekannya yang lain sakit dan meninggal. Bahkan ada 2 jenazah di kapal Han Rong 368 di larung di samudera Hindia.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Anak Buah KapalDFW-IndonesiaKapal Ikan ChinaPerlindungan awak kapal perikanan
Bagikan89Tweet5KirimKirim
Previous Post

3 Kapal Perintis Angkut Pelajar dan Mahasiswa ke Jayapura

Next Post

Ikan-ikan Asli di Sungai Ciliwung

Postingan Terkait

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

14 Oktober 2026
Anomali Suhu Permukaan Laut Mencerminkan El Niño Berkembang Pesat

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

14 Oktober 2026

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

Bibit Siklon Tropis 96W Berada di Dekat Mikronesia

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

Sejumlah Mahasiswa UNG Juara Kompetisi Nasional

Anomali Kondisi Suhu di Seluruh Dunia

Next Post
Ikan-ikan Asli di Sungai Ciliwung

Ikan-ikan Asli di Sungai Ciliwung

Komentar tentang post

TERBARU

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

Bibit Siklon Tropis 96W Berada di Dekat Mikronesia

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

AmsiNews

REKOMENDASI

Kemenhub dan Alumni ITS Serahkan 1400 life jacket di Pelabuhan Kali Adem

Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

Modal Sosial Untuk Pencegahan Penyebaran Virus Corona

Global Ocean Innovation Challenge Jadikan Indonesia Pusat Inovasi Konservasi Laut

LIPI Fasilitasi Pembuatan Obat Tradisional

Penyu Hijau Mati Karena Konsumsi Plastik

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.