Selasa, Juni 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tiga Kapal Rede Dioperasikan di Perairan Sulawesi Utara

redaksi
3 Agustus 2019
Kategori : Berita
0
Tiga Kapal Rede Dioperasikan di Perairan Sulawesi Utara

FOTO: DITJEN HUBLA

Diharapkan Pemda dapat memanfaatkan kapal rede ini secara optimal. Karena kapal rede ini berjenis Landing Craft Tank (LCT) dengan ramp door di haluannya, sehingga dapat dimanfaatkan untuk banyak kegiatan.

”Tak hanya bisa dimanfaatkan untuk mengangkut penumpang, barang dan mobil, kapal rede ini bisa juga dimanfaatkan sebagai kapal pengangkut wisatawan yang akan menyelam (diving) dan melihat pemandangan laut. Bahkan bisa juga untuk klinik terapung yang memberikan layanan kesehatan di pulau terpencil,” kata Wisnu.

Wisnu mengatakan, Provinsi Sulawesi Utara juga telah dilayani oleh kapal penumpang Public Service Obligation (PSO), kapal perintis dan kapal tol laut.

Tahun 2019, menurut Wisnu, Kementerian Perhubungan telah menyelenggarakan 26 trayek PSO kapal penumpang PT Pelni, di mana 5 (lima) kapal di antaranya menyinggahi pelabuhan di Provinsi Sulawesi Utara yaitu KM Dorolonda, KM Labobar, KM Sinabung, KM Tatamailau dan KM Sangiang.

Untuk angkutan laut perintis tahun 2019, dari total 113 trayek terdapat 4 (empat) trayek dengan operator PT Pelni yang pangkalannya ada di Provinsi Sulawesi Utara. Yaitu KM Sabuk Nusantara 69 dan KM Sabuk Nusantara 70 di Pelabuhan Bitung, serta KM Sabuk Nusantara 95 dan KM Sabuk Nusantara 109 di Pelabuhan Tahuna.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: BunakenDitjen Perhubungan LautSulawesi Utara
Bagikan32Tweet3KirimKirim
Previous Post

Untuk Lindungi Perikanan Tangkap, ISKINDO Usul Tetap Tertutup Bagi Asing

Next Post

Penipuan Berkedok Modus Bimtek Perikanan Budidaya

Postingan Terkait

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

16 Juni 2026
La Nina, Monsun Asia dan Fenomena MJO Berpotensi Meningkatkan Curah Hujan di Indonesia

Pertengahan Juni Kemarau Menguat di Selatan, Hujan di Utara Indonesia

16 Juni 2026

Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sebagian Wilayah Indonesia

Korban Tewas Gempa Sarangani Menjadi 65 Orang

Gempa Sarangani M7,8 Menghasilkan 6.144 Susulan

Gempa M6,2 Guncang Talaud

Selat Hormuz Akan Dibuka Kembali, Sekjen PBB Menyambut Baik Kesepakatan Damai AS-Iran

Fakultas Kedokteran UNG Komitmen Mendukung Penanggulangan Bencana

Next Post
Penipuan Berkedok Modus Bimtek Perikanan Budidaya

Penipuan Berkedok Modus Bimtek Perikanan Budidaya

Komentar tentang post

TERBARU

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

Pertengahan Juni Kemarau Menguat di Selatan, Hujan di Utara Indonesia

Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sebagian Wilayah Indonesia

Korban Tewas Gempa Sarangani Menjadi 65 Orang

Gempa Sarangani M7,8 Menghasilkan 6.144 Susulan

Gempa M6,2 Guncang Talaud

AmsiNews

REKOMENDASI

Cekakak Belukar, Burung yang Menyukai Tepi Hutan Mangrove dan Lahan Basah

UNG Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif

Badai Tropis Mawar Menjadi Siklon Ekstratropis, Apa Itu?

Rektor UNG: Jangan Hanya Menjadi Dosen Biasa-Biasa Saja

Perampasan Ruang Laut dan Pesisir Mengancam Keberlanjutan Ekologis

Hanya Melintas, Kapal Pesiar Misterius di Raja Ampat dari Australia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.